Laporan : Cece/Dadan Nahili

Sukabumi, metropuncaknews.com – Kapolres Sukabumi Kota, melaui  Kepolisian Sektor Kebonpedes, menggelar konferensi pers terkait kasus pengeroyokan dan penganiayaan pelajar. Konferensi pers tersebut digelar di Pospol Sukaraja, Selasa (13/8).

Pada acara tersebut disebutkan, pada saat kejadian mengakibatkan satu oranga pelajar terluka, akibat sabetan senjata tajam (sajam).

Dalam jumpa pers di Pospol Sukaraja, Kapolsek Kebonpedes, Iptu Yanto Sudiarto, mengatakan, dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, melibatkan pelaku maupun korban, adalah pelajar yang masih dibawah umur.

” Pengeroyokan berlokasi di pintu perlintasan Kereta Api Kampung Cipari Desa Bojongsawah, Selasa (6/8) lalu, sekira pukul16.30 WIB. Pelaku berjumlah tiga orang, sementara korban mengalami luka bacok dibagian punggung dengan menggunakan pedang,” katanya.

Lanjutnya, saat ini dua pelaku sudah berhasil diamankan. Mereka yang diamankan adalah inisial R (17) dan H (17). Keduanya masih berstatus masih pelajar disalah satu sekolah wilayah Sukabumi. Sementara satu pelaku lainnya, melarikan diri (kabur). Dan saat ini  sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) dan dalam proses pengejaran pihak kepolisian.

” Korban berinisial TR (17) yang juga berstatus pelajar, warga Kampung Babakan Pamoyanan Desa Bojongsawah Kecamatan Kebonpedes,” terangnya.

Ada pun kronologis kejadiannya, pelaku mengejar korban dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna orange bernopol F 3309 QA. Pelaku berboncengan sambil mengacungkan senjata tajam dan langsung membacok korban.

Polisi berhasil menyita dua unit kendaraan bermotor R.2, sebilah pedang, baju seragam beserta jaket korban yang berlumuran darah dan sobek akibat bekas sabetan senjata tajam. Barang tersebut kini  diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti (BB).

Dari kejadian itu, kedua pelaku terancam dikenakan pasal berlapis. Yakni, Pasal 2 ayat Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951, tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun, dan atau Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 5 tahun 6 bulan, serta Pasal 351 ayat 2 KUHP pidana pengainiayan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat dengan ancaman 5 Tahun.

” Kini keduanya telah meringkuk di tahanan Polres Sukabumi Kota, menunggu proses penyidikan lebih lanjut, sementara satu orang pelaku masih dalam pengejaran,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here