RA, pelaku bisnis online saat konsultasi dengan petugas kepolisian tentang ulah pelaku yang telah merugikan dirinya hingga belasan juta rupiah

Laporan: shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – R.A pelaku bisnis online jasa rental kamera, mempolisikan konsumennya, Kamis (7/6). Pasalnya, dari awal transaksi menyewakan kamera kepada S.I (inisial pelaku), pelaku sudah memberikan keterangan palsu dan berbelit-belit saat dimintai keterangan.

Awalnya R.A tidak mau memperpanjang masalah ini. Asalkan si pelaku beritikad baik tidak mempermainkannya. Dirinya juga sudah berupaya agar tidak melebar kesana kemari, bahkan ketika mendatangi tempat si pelaku bersekolah, R.A masih legowo menerima kenyataan.

Seorang guru dan scurity sekolah pelaku pernah didatanginya, untuk dimintai bantuan atas perkara tersebut. Namun hingga kini tidak ditemukan titik terang penyelesaiannya.

Jika dilihat dari nilai rupiah memang tak seberapa. Jasa sewa kamera hanya Rp. 100.000/hari. Namun hingga saat ini, jika dihitung total keseluruhannya sudah mencapai belasan juta rupiah.

Berikut rincian sewa kamera oleh S.I, harga kamera Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah). Sewa kamera perhari Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) x kurang lebih sekitar tiga bulan, diperkirakan mencapai angka Rp. 12.000.000,- ( dua belas juta rupiah).

Data yang berhasil dihimpun atas keterangan salah seorang anggota kepolisian Polsek Cikalong Kulon, bukan  kali pertama pelaku melakukan hal serupa. Diantaranya ada pelapor dari Cipanas, Ciranjang dan dua korban dari Cikalong. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban-korban lain yang belum diketahui.

Melihat dari awal kejadian, pihak kepolisian Polsek Cikalong Kulon, menyarankan agar melaporkannya ke Polsek Cianjur Kota atau langsung Polres Cianjur.

R.A berencana akan melaporkan tindakan penipuan tersebut ke pihak berwajib. Karena dirinya sudah jelas-jelas merasa dirugikan oleh si pelaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here