Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 24 pelajar SMK di Cianjur, diamankan pihak kepolisan. Pasalnya pelajar SMK tersebut telah melakukan tawuran di Blok Sawah Kampung Lembur Kebon Desa. Bangbayang, Kecamatan Gekbrong Kabupaten. Cianjur, Selasa (20/8) sekira pukul 17.30 WIB, kemarin.

Adapun sekolah yang terlibat tawuran tersebut adalah SMK PROGRESIA Cianjur dengan SMK Bela Nusantara Cianjur.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tawuran itu, namun salah seorang siswa dari SMK Bela Negara Cianjur, berinisial A.A kelas XI TKR asal Kampung Ciambar, Desa Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Mengalami luka bacok dibagian punggung.

A.A bin Herman pun segera dilarikan ke Puskesmas Warungkondang, untuk mendapatkan perawatan medis. Dengan sigap tim medis, segera menjahit luka bacok sebanyak empat jahitan dibagian lukanya itu.

Menurut keterangan, A.A selama ini, tinggal ditempat kos di Kampung Bojongsari RT. 09/03 Desa Cikancana Kecamatan. Gekbrong, Kabupaten. Cianjur. 

Sementara pelaku pembacokan diketahui berinisial A.A.S akrab dipanggil Gobang bin Wawan Sudarwan, siswa kelas XII TKR SMK PROGRESIA Cianjur.

Para pelaku tawuran, kini diamankan Panit I Reskrim Polsek Warungkondang Iptu Badru Salam, SH, beserta anggota piket Aiptu Rahmat, Aipda Adi Supriadi, Pawas Ipda Suhendra, SH. bersama piket fungsi lainnya.

Melalui Paur Humas Polres Cianjur, IPDA Budi Setiayuda, menyampaikan, kronologis kejadian, tawuran terjadi pada hari Selasa 20 Agustus 2019, pukul 17.30 WIB, di Blok Sawah Kampung Lembur Kebon Desa. Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Cianjur.

“Pelajar yang terlibat tawuran itu adalah SMK PROGRESIA Cianjur (Texas) dengan SMK BELA NUSANTARA Cianjur (BN), yang mengakibatkan korban an. Aldi Apriansah Bin Herman, lahir di Sukabumi, 29 Juni 2003, pelajar kelas XI TKR SMK BELA NUSANTARA Cianjur, mengalami luka bacok dibagian punggung dan mendapatkan perawatan medis di Pukesmas Warungkondang, sebanyak empat jahitan yang dilakukan oleh pelaku an. Abdul Aziz Saputra alias Gobang bin Wawan Sudarwan siswa pelajar kelas XII TKR SMK PROGRESIA CIANJUR,” terangnya.

Lanjut Paur Humas Polres Cianjur, untuk saat ini pelaku melarikan diri, dan yang berhasil diamankan sebanyak 24 pelajar dari SMK PROGRESIA CIANJUR. 

“Upaya yang dilakukan pihak kepolisian, membuatkan surat pernyataan di atas materai, selanjutnya mengembalikan kepada orangtua masing-masing. Dan untuk korban dan pelaku akan melakukan mediasi kedua orangtua pelajar tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here