Laporan : Nana Cakrana

Purwakarta, metropuncaknews.com – Direktur Utama Gapura Tirta Rahayu (GTR) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Purwakarta Dadang Saputra mengatakan, tujuan terpenting dari sistem penyediaan air bersih adalah bagaimana menyediakan air bersih dengan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas yang baik.

Dadang menerangkan, Gapura Tirta Rahayu (PDAM) merupakan Badan Usaha Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta yang menyediakan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Purwakarta. Dengan mengelola beberapa sumber air yang ada, Gapura Tirta Rahayu (PDAM) Purwakarta memastikan kualitas dan kontinuitas air baku untuk masyarakat menjadi fokus utama. “Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 907/MENKESPER/VII/2002 tentang Persyaratan Air Minum dan PP Nomor 32 Tahun 2017,” kata Dadang pada metropuncaknews.com, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/11).

Dia menegaskan, ada beberapa keuntungan menggunakan sistem air perpipaan yang disediakan oleh Gapura Tirta Rahayu Purwakarta. Antara lain kualitas air sudah terjamin dan selalu terjaga. Karena tersedianya laboratorium yang akan melakukan pengecekan berkala terhadap air yang diproduksi agar kualitasnya selalu baik dan sesuai dengan standar yang berlaku.

“Ketika masyarakat menggunakan air sumur, maka akan sangat bergantung pada musim dan keadaaan lingkungan. Di daerah atau lokasi tempat tinggal yanga sumber air tanahnya jelek (tanah kering atau berbau), berlangganan air perpipaan dari Gapura Tirta Rahayu (PDAM) adalah pilihannya. Pasalnya, pada daerah itu akan disuplai air bersih dari luar daerah tersebut yang mana kualitas airnya jauh lebih baik dari daerah yang kering tadi,” tuturnya.

Dengan menggunakan air Gapura Tirta Rahayu Purwakarta, menurut Dadang, akan turut menyelamatkan bumi dari penurunan air tanah. Karena pengambilan air tanah secara terus menerus dapat menyebabkan penurunan permukaan tanah yang nantinya akan berdampak pada kelongsoran dan banjir.

Selain itu, lanjut Dadang, ada beberapa masalah lingkungan lain menyangkut sumur air bersih yang sering digunakan oleh masyarakat. Jarak aman antara sumur air bersih dan septic tank perlu diperhatikan dan harus sesuai dengan SNI 2398:2017 dan Permenkes Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. “Di lingkungan perumahan yang padat, membuat sumur air bersih tidak dimungkinkan karena jarak yang sangat berdekatan antara septic tank dengan rumah lainnya,” jelasnya.

“Menggunakan air perpipaan dari Gapura Tirta Rahayu (PDAM) Purwakarta menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih karena sumber air yang terjamin kualitasnya. Gapura Tirta Rahayu sebagai penyedia air bersih masyarakat Purwakarta terus meningkatkan mutu pelayanan dan juga perluasan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” tukas Dadang mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here