Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Penyebaran corona di tatar santri kembali meningkat pasca libur panjang dan euforia masyarakat menyambut bulan suci Ramdhan,. Kuat dugaan, hal itu yang mengakibatkan ruang isolasi di rumah sakit pun jadi bertambah. Hal tersebut dibenarkan oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 Cianjur.  

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, benar saat ini di Cianjur tercatat sudah 3.819 orang yang terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan pasien yang sembuh hanya sebanyak 2.947 orang.

” Semula tingkat kesembuhan diatas 80 persen, tapi kini menjadi 70 persen. Hal itu terjadi lantaran adanya kasus baru beberapa hari terakhir ini,” kata Yusman Faisal, Kamis (15/04/2021).

Yusman Faisal melanjutkan, tingkat keterisian tidak terjadi di ruang isolasi saja, tetapi ruang isolasi Rumah Sakit juga bertambah. Dari 250 ruangan yang sudah terisi kini mencapai 68 persen.

” Sebelumnya tingkat keterisian sudah menurun, bahkan sampai 50 persen,” ujarnya.

Yusman Faisal menjelaskan, meningkatnya kasus dan keterisian rumah sakit tersebut, akibat dari momentum libur panjang dan euforia masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan beberapa hari kemarin. Selain itu, banyak masyarakat yang berlibur ke luar daerah dan berkerumun saat libur panjang. Alasannya “Papajar” menjalankan tradisi masyarakar menyambut  Ramadhan.

” Karena kesibukan berbelanja menjelang Ramadhan, sehingga berkerumun pun tak dihiraukan yang berakibat rawannya terjadi penyebaran covid-19. Kami berharap, selama Ramadhan ini semua bisa menahan diri untuk tidak berkerumun saat ngabuburit dan buka bersama,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here