Pasca Aksi Protes Warga Sarimukti Akan Kondisi Jalan Tanjakan Cibungur, 3 Hari Berselang Sebuah Mobil Truk Terguling

0
69

Laporan : Yosef Candra Iskandar

Editor : Yanto Hidayat

Tasikmalaya, metropuncaknews.com – Selang 3 hari setelah aksi protes warga Desa Sarimukti yang dipimpin langsung Kades, pada hari sabtu (10/09) sekira pukul 02.00 WIB dini hari, sebuah mobil truk mini terbuka terperosok hingga terbalik di jalan Tanjakan Cibungur tepatnya Kp. Pasirpeer RT 006/004 Desa Sarimukti.

Mobil bernopol Z 9102 MM yang dikemudikan Ateng (40) warga Kp. Cikijing Desa Kujang didampingi kernet Agus (33) dengan alamat yang sama, Ateng dan Agus mengalami luka ringan, Agus saat dikonfirmasi terkait kronologi kejadian, bahwa kondisi mengantuk ditambah jalan labil dan licin hingga mobil oleng ke arah kanan akhirnya lepas kendali dan terperosok ke jurang.

Beruntung mobil tersangkut dan tertahan pohon kelapa, hingga mobil tidak terperosok jauh ke dasar jurang yang kedalamannya 4 meter, mobil tersebut pulang dari bandung mengantar muatan batok dan tapas kelapa dari bandung, diduga sopir mengantuk dan mobil oleng.

Saat kejadian menurut Ateng kebetulan jauh dari pemukiman warga, hingga sulit untuk meminta tolong, Ateng dan Agus berhasil keluar sendiri melalui kaca jendela mobil, dan mereka berjalan ke arah warung untuk meminta bantuan warga untuk menitipkan mobil yang berada di jurang, sementara mereka pulang ke rumah di kampung Cikijing Desa Kujang.

Baru sekira pukul 04.00 WIB, warga dengan melaporkan kepada pihak Pemdes yang kebetulan Kades Sarimukti dan Kujang turut hadir didampingi aparat Kepolisian Sektor Karangnunggal dan Babinsa mengevakuasi dengan mendatangkan mobil derek, meski proses evakuasi sedikit sulit berhubung kondisi cuaca sedikit hujan, dan terjalnya medan, namun mobil tersebut berhasil dievakuasi dengan bantuan warga yang datang ke lokasi kejadian.

dikatakan Panit Lantas Polsek Karangnunggal Polres Tasikmalaya, Aiptu Abu Tohir, mobil tersebut terperosok akibat kontur jalan yang labil, rusak parah juga diduga akibat sopir mengantuk, namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya sopir dan kernet luka ringan.

“Kami menghimbau kepada warga pengguna jalan harap selalu berhati-hati, apalagi saat ini musim penghujan, tentunya dengan kondisi jalan hang sudah rusak parah, bisa mengakibatkan kecelakaan apabila tidak berhati-hati,” ungkap Abu menambahkan.

Sementara menurut warga yang enggan disebut namanya dengan nada kesal mengatakan, baru 3 hari kemarin kami mengadakan aksi protes kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya terkait kondisi jalan yang sudah berpuluh tahun tak pernah ada perbaikan, kini bisa dilihat sendiri, nasib kami terutama pengguna kendaraan sampai harus berjuang bertaruh nyawa untuk bisa melewati jalan ini, akankah selamanya Pemerintah tutup mata dengan kondisi seperti ini, tegas warga kesal.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here