Parkir liar di kawasan wisata Jangari dikeluhkan wisatawan

Laporan: Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Maraknya parkir liar di kawasan wisata Jangari yang tidak terkoordinir oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Cianjur, mulai di keluhkan wisatawan, Minggu (13/5).

Berdasarkan hasil pantauan dilapangan, ditemukan adanya biaya parkir sebesar Rp.20.000/unit, oleh oknum Karang Taruna Desa Bobojong Kecamatan Mande Cianjur.

Hal tersebut dinilai sangat berlebihan oleh para pengunjung.  Jika dibiarkan berlanjut, dikhawatirkan akan menurunkan minat wisatawan baik dalam maupun luar kota untuk datang ke Jangari.

” Sebetulnya kami merasa keberatan dengan parkir yang mahal, namun yang namanya pengunjung mau bagaimana lagi, mau tidak mau harus membayarnya,” kata seorang pengunjung di pintu masuk utama Jangari.

Kepala Pengurus Retribusi di pintu masuk Jangari, Sopidin menuturkan, parkir wisata di jangari sangatlah mahal dan berbenturan dengan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Cianjur. Hal tersebut tentu saja  bisa merusak kredibilitas tempat wisata Jangari.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Parawisata Cianjur (Diswisata) Jangari melalui koordinator lapangan (Korlap), Sopidin menegaskan, pihaknya sama sekali tidak ada keterlibatan dengan permasalahan parkir liar tersebut.  Karena, pihaknya selalu mengikuti aturan yang berlaku sesuai Perda.  .

“ Sekali lagi kami tegaskan, kami tidak ada keterlibatan mengenai hal itu, terlebih tidak ada kordinasi antara kami dan petugas parkir di dalam, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here