Jembatan selayang pandang yang d Pantai Sawangan Surorejan Puring

Liputan : Yatiman

Kebumen, metropuncaknesw.com – Wisata pantai Sawangan Surorejan Puring yang baru ditata apik dan dikelola  kurang lebih setahun setengan ini menawarkan keindahan Pantai Selatan. Yaitu dengan menampilkan ciri khas ombaknya dipadu dengan pohon cemara dan pohon pohon kelapa di sepanjang sisi pantainya.

Seiring dengan dibangunnya Jalan Jalur Lingkar Selatan  (JJLS) di Kebumen,  tumbuh dan berkembang pula Wisata Pantai yang ada di Kebumen bagian Selatan.

Seperti Wisata Pantai Sawangan Surorejan yang berada di wilayah Kec. Puring Kab. Kebumen Jawa Tengah. Wisata ini pun tumbuh berkat ide-ide kreatif masyarakat sekitar.

Pengelolaan wisata pantai Sawangan saat ini masih dikelola  masyarakat desa setempat. Karena lokasi tersebut masuk ke dua wilayah desa yang saling berbatasan. Yaitu Desa Surorejan dan Desa. Tambakmulya.

Bagi yang ingin berkunjung ke Pantai Sawangan tak perlu khawatir dengan harga tiket masuknya mahal. Pihak pengelola telah menetapkan tiket masuk yang cukup terjangkau oleh pengunjung. Yaitu cukup merogoh kocek Rp.  5000,00 (lima ribu rupiah) perorang. Tiket masuk seharga itu sudah berikut parkir.

Wisata Pantai Sawangan Surorejan memang layak untuk dikunjungi wisatawan. Karena pihak pengelaola telah menata apik dan menawarkan keindahan pantai selatan yang terdiri dari pesona spot bebek gowes, jembatan selayang pandang, saung gratis, rumah pohon dan kolam renang Tirtawahana.

Salah seorang warga yang ikut tergabung di dalam pengelola Wisata Pantai Sawangan, Rasimun Bambung mengatakan, ketua  pengelola kami Parikun dulu, kurang lebih setahun setengah, menata pantai ini bersama masyarakat yang pengejaannya dilakukan secara gotong royong. Semua dikerjakan kelompok masyarakat yang tergabung di sini secara swadaya untuk pembangunanya.

Berkat kebersamaan dan kekompakam, hingga pantai Sawangan seperti saat ini yang terlihat penataan dengan spot wisatanya. “ Itu semua kami lakukan dengan bergotong royong satu spot kita gabungan untuk biayanya.” jelas Bambung.

Masyarakat sangat berharap, potensi-potensi yang sudah ada bisa menjadi satu solusi, minimal untuk mengurangi angka pengangguran yang ada saat ini. Karena ketika rangkaian kegiatan diisi dan masyarakat lokal dilibatkan, diyakini akan mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. “ Selain itu juga akan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD-red),” ujar Bambung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here