Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Wisatawan asal luar daerah terpaksa putar balik saat hendak berlibur ke Pantai Jayanti Cidaun Cianjur Selatan Jawa Barat.

Hal itu dilakukan lantaran ditengah perjalan wisatanya dicegat petugas di perbatasan oleh Satuan Petugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19.

Diakui suasana pantai memang bisa memberikan relaksasi yang nyata bagi para wisatawan. Namun ditengah pandemi Covid-19 sekarang ini, pemerintah pusat melalui jajaran Muspikanya mewanti-wanti pada masyarakat agar tetap mentaati aturan yang diberlakukan pemerintah dan Maklumat Kapolri.

Memang pelaksanaan penutupan lokasi wisata pantai Jayanti sebelumnya sempat ada penolakan dari warga sekitar. Sehinga  munculah kebijakan pemerintah setempat. Yakni hanya wisatawan lokal saja yang bisa masuk.

Camat Cidaun Herlan Iskandar mengatakan, hal itu dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan Asisten Daerah  (Asda) 1 dan Kasat POL-PP juga dengan Pemkesra Kabupaten Cianjur. Selain itu, berhubung Kecamatan Cidaun sudah tidak masuk zona Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Parsial. Maka lokasi wisata Pantai Jayanti Cidaun dibuka khusus untuk wisata lokal atau warga Cianjur saja.

” Setiap pengunjung atau wisatawan akan diperiksa suhu tubuhnya dan dentitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), jadi kalau wisatawan luar daerah Cianjur apalagi yang dari zona merah akan langsung dipulangkan kembali,” ujar Herlan Saat dihubungi awak media, Selasa  (26/05).

Herlan menambahkan, walaupun pengunjung/wisatawan dari warga lokal juga tetap harus mengikuti aturan protokol kesehatan.

” Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan setiap pedagang warung nasi wajib menyiapkan tempat cuci tangan dan handsanitaizer juga tempat duduknya wajib jaga jarak,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here