Para juara Festival Bintang Dangdut Cinjur 2018

Liputan : Sam As

Cianjur, metropuncaknews.com –  Persatuan Artis Musisi Melayu Indonesia (PAMMI) Cianjur, bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Cianjur (DKKC) dan Kolam rengan Banyu Iqbal Kahuripan, menyelenggarakan Festival Bintang Dangdut Cianjur 2018. Acara tersebut digelar di halaman Kolam Renang Banyu Iqbal Kahuripan Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (01/07).

Sedikitnya 41 orang pencinta dangdut yang bertempat tinggal di Kota Bogor, Sukabumi, Bandung Barat dan dari Kabupaten Cianjur, mengikuti acara tersebut.

Untuk menjaga netralitas penilaian pada festival,  maka jajaran  panitia mengundang juri dari Jakarta. Yaitu  2 orang pencipta lagu ternama dan 1orang produser dangdut. Saat festival berlangsung seluruh peserta beserta suporternya  terlihat antusias.

Ketua 1 DKKC juga sekaligus Ketua Penyelengara Festival Bintang Dangdut Eden Romansah menjelaskan, digelarnya festival bintang dangdut, tiada lain untuk mencari bakat para penyanyi dangdut warga Kabupaten Cianjur pada khususnya dan warga Jawa Barat pada umumnya. Selain itu  nantinya akan dimasukan dalam PAMMI Cianjur dan DKKC juga sekaligus akan dibuatkan rekaman album.

Untuk itupihaknya menyediakan dua katagori peserta festival. Yaitu katagori remaja putra, putri dengan batasan usia 12-17 tahun  dan katagori dewasa putra, putri dengan batasan usia 18-35 tahun.

Jika para peserta festival menjadi juara pertama dan terlihat berbakat bernyanyi dangdut,  maka nantinya akan rekaman dengan  diberi judul lagu baru dijadikan album barunya. Diharapkan, dengan ada hal itu dapat mengangkat nama baik Kabuoaten Cianjur dan Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua PAMMI Kab Cianjur, Ujang Anen (53) menambahkan, menyelenggarakan festival bintang dangdut di arena kolam renang Banyu Iqbal Kahuripan ini, sudah dilaksanakan dua kali dengan sekarang. Namun yang pertama tidak semeriah seperi sekarang.

Menurut Ujang Anen, para peserta festival yang menyandang juara 1, 2 dan juara 3, berhak mendapat piagam penghargaan, piala dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara. Karena itu diharapakan pada para pencinta dangdut dan memiliki suara bagus dapat mengikuti acara tersebut. “ Jangan khawatir karena ajang festival bintang dangdut ini akan digelar secara berkesinambungan nimimal 2, 3 kali setahunnya,” ucap Ujang Anen.

Dilain pihak, salah seorang  peserta festival bintang dangdut, tuna netra yang datang dari Kecamatan Sukanagara Cianjur Selatan, Rere (18) mengatakan, ia menjadi peserta festival bintang dangdut di Bojongpicung, setelah mendengar informasi dari saudaranya. Setelah itu minta didaftarkan untuk menjadi peserta.

Hal itu dilakukan tiada lain ingin mengadu nasib dan mengembangkan bakat menjadi penyanyi dangdut. Nyatanya setelah ikut festival dari sekian banyak peserta, Rere masuk dalam nominasi katagori terbaik juara 3. “ Semoga saja, saya mampu menjadi penyanyi dangdut ternama seperti hal Lesti,” tutur Rere dengan nada sumringah juga haru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here