Wilayah Cianjur Selatan rawan banjir dan longsor, pada musim penghujan

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini, mengakibatkan beberapa wilayah di Cianjur Selatan, sering terjadi banjir bandang dan longsor.

Seperti yang pada Senin (3/12) kemarin. Longsor terjadi di Kampung Kopeng RT. 02/05, Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja ada satu warung milik warga berukuran 2 X 3 meter milik Eneh (50) yang tertimpa reruntuhan longsor.

Yang lebih mirisnya lagi, hektaran sawah milik warga terkena longsoran dari tebing Pasirmala setinggi 250 meter. Sehingga kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Salah seorang warga Kampung Kopeng Rosita (25) menjelaskan, hujan deras turun dari jam 11.00 Wib. Hingga menyebabkan tebing pasirmala ambruk dan matrial longsoran tanah serta bebatuan menutupi sawah serta jalan yang biasa dilewati mobil angkutan umum Cijampang – Cianjur.

” Rumah saya sekitar radius 300 meter dari  lokasi kejadian longsor, awal terjadinya longsor, terdengar suara gemuruh seperti suara mobil, begitu dilihat, tanah dari tebing dan sawah bergerak seperti meleleh,” katanya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Kejadian itu, lanjut Ita, terjadi sekitar jam 15:00 Wib. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya ada salah satu warung milik warga yang  tertimbun material longsoran. “ Masyarakat mengharapkan segera mendapat bantuan dari Pemkab Cianjur,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan masyarakat ditempat berbeda, dikabarkan air sungai Cidamar meluap sampai 2 meter hingga sempat membanjiri jalan Nasional.

Masyarakat mengkhawatirkan tanggul jog-jogan akan jebol. Sehingga bisa mengakibatkan banjir yang mengancam permukiman warga, jika hujan terus-terusan mengguyur.

Saat dihubungi melalui telepon seluler, Camat Cidaun Darlan mengatakan, benar kali Cidamar airnya meluap hingga setinggi 2 meter. Hal tersebut disebabkan intensitas hujan yang tinggi di wilayah Cidaun. “ Tapi alhamdulillah, untuk saat ini air yang sempat menutup jalan nasional sudah surut mulai jam 19.30 Wib, jadi insalloh belum berpotensi banjir,” kata camat.

Lanjut Darlan, karena sungai Cidamar cukup dalam dan lebar, maka air cepat surut dan jalur lalulintas pun sudah bisa dilewati kembali oleh para penguna jalan. Jadi untuk sementara belum berpotensi banjir karena masih bisa diatasi.

Darlan mengimbau, supaya masyarakat berjaga-jaga. Karena dikhawatirkan akan terjadi banjir, sebab hujan sampai malam ini masih belum reda, kendati demikian pihak pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here