Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Menyusul terjadinya pengrusakan warung milik Andri di Kampung Majalaya Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon Cianjur, Jum’at (15/95) sekira pukul 18.00 WIB. Ormas Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) berkumpul di Kantor DPP Gempa. Selanjutnya berangkat menuju Polsek Cikalongkulon untuk mengadakan musyawarah.

Demikian pula anggota Ormas Front Pembela Islam (FPI)  berkumpul di kantor sekretariatnya. Pasalnya, terbetik kabar, akan ada penyerangan ke Posko FPI oleh ormas Pasgar. Namun akhirnya mereka pun bersama-sama dengan Ormas Gempa berangkat ke Mapolsek Cikalongkulon.

Petugas piket Polsek Cikalongkulon mengatakan, pada sekira pukul 21.10 WIB, di Mapolsek Cikalongkulon dilaksanakan musyawarah antara Ormas Gempa, FPI dan Pasgar.

Adapun perwakilan dari Gempa diwakili oleh pengacara Riski dan Putra, perwakilan FPI Dadang dan perwakilan Pasgar Agus dan Bima.

” Sekira pukul 23.30 WIB, musyawarah pun selesai dilaksanakan dengan hasil musyawarah, dituangkan dalam surat pernyataan yang ditanda tangani kedua belah pihak dan para saksi,” terangnya.

Hadir pada acara musyawarah tersebut, Waka Polres Cianjur, Kabag Ops Polres Cianjur, Kasat Intelkam Polres Cianjur, Kasat Lantas Polres Cianjur, KBO Intelkam Polres Cianjur, Kanit Patroli Polres Cianjur, Kapolsek Cikalongkulon, Danramil Cikalongkulon, Anggota Koramil Cikalongkulon, Anggota Intel Polres Cianjur, Anggota Reskrim Polres Cianjur, Anggota Sabhara Polres Cianjur, Anggota Polsek Karangtengah, Anggota Polsek Mande, Anggota Polsek Cikalongkulon, Anggota Sat Pol PP, Ormas Gempa dan Ormas FPI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here