Peletakan batu pertama pembangunan PAUD Azzukwhruf oleh Muspika Haurwangi

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Muspika Haurwangi melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan PAUD Azzukhruf, Kamis (19/07). Sekolah tersebut terletak  di Kampung Raksabala RT 02 /03, Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi Cianjur.

PAUD Azzukhruf dibangun dengan ukuran panjang 11 meter dan lebar 6 meter. Terdiri dari 2 lokal untuk kegiatan belajar mengajar dengan ukuran masing masing kelas panjang  6 meter, lebar 4 meter. Sedangkan bangunan kantor ukuran panjang 6 meter dan lebar 3 meter.

Pembangunan PAUD Azzukhruf tersebut, dibiayai dari Dana Desa (DD) tahap dua, anggaran tahun 2018. Penterapan DD tersebut, tidak hanya pada pembangunan PAUD saja, tapi diterapkan pula pada pembangunan Tembok Penyangga Tanah (TPT), Saluran irigasi tercier yang berlokasi di Kampung Leuweung Kalong dan diterapkan pada pemberdayaan masyarakat.

Camat Haurwangi, Iwan Kayadi (48) menjelaskan, pembangungan PAUD Azzukhuf Desa Ramasari itu, seluruhnya dibiayai dari DD tahap dua anggaran 2018. Petakan batu pertama yang dilaksanakan Muspika Haurwangi, itu menandakan pembangunan PAUD dimulai.

Diharapkan, dengan dibangunnya PAUD Azzukhruf, kualitas endidikan di Kecamatan Haurwangi akan terus meningkat.  Baik kualitas pendidikan tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA. Karena  sarana prasarana terus digelontorkan pihak pemerintah melalui desa maupun melalui dinas dan  lembaga terkait.

Selain itu, Iwan  menambahkan, DD tahap dua angaran 2018, baru dua desa yang sudah bisa dicairkan. Yaitu Desa Ramasari dan Desa Cihea. Sedangkan desa yang lainnya yang ada di Kecamatan Haurwangi, masih dalam proses pengadministrasian. Utamanya mengenai proses sistem pengalokasian dan penerapan DD.

Pada dasarnya, seluruh desa yang berada di Kecamatan Haurwangi, selalu positif mengalokasikan DD pada pembagunan yang telah direncanakan sebelumnya. “ Karena itu, diharapkan seluruh pembangunan disetiap desa mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ucap Iwan.

Sementata itu, Kepala Desa Ramasari, Agus Sumarna mengatakan, dengan turunnya DD tahap dua anggaran 2018, pihaknya menerapkan sesuai perencanaan yang telah diajukan sebelumnya. Seperti halnya membangun PAUD berikut kantornya yang berlokasi di Kampung Raksabala. Membangun TPT saluran irigasi tercier di Kampung Leuweung Kalong dan dialokasikan pada pemberdayaan, pembinaan kelompok tani, pemuda karang taruna dan pemberdayaan ekonomi.

“ Dengan adanya itu, diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas pedidikan, kesehatan, pertanian dan mampu pula mendongkrak roda perekonomian masyarakat Desa Ramasari,” ungkap Agus pada awak media, Kamis (19/7) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here