Laporan : Sam Apip

Ciranjang, metropuncaknews.com – Muspika Ciranjang dan Pemerintahan Desa Mekargalih, nampaknya merasa terpanggil untuk membantu memperbaiki tempat tinggal Nenek Iyam. Pasalnya, selama ini Nenek Iyam tinggal di gubuk reyot yang nyaris ambruk di Kampung Rawabango RT 01/07 Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Cianjur.

Keseriusan  Muspika Ciranjang untuk membangun rumah bagi Nenek Iyam itu, dibuktikan dengan diungsikannya seluruh penghuni gubuk reyot ke dalam tenda ukuran 4 X 2 meter. Tenda tersebut didirikan tak jauh dari gubuk reyot Nenek Iyam. Tentu saja hal itu membuat keluarga Nenek Iyam merasa terharu.

Kepala Desa Mekargalih, Taryat Bibrata menjelaskan, secara kasat mata memang benar, rumah milik keluarga Nenek Iyam sudah tidak layak huni. Karena selain sudah lapuk  dimakan usia juga sudah terlihat miring ke kanan sekitar 70 derajat.

Beberapa waktu yang lalu, jajaran Muspika Ciranjang didampingi Kepala Desa Mekargalih beserta aparatnya melakukan kunjungan ke euah Nenek Iyam sambil memberikan santunan berupa sembako. Sekaligus melihat pemasangan tenda untuk ngungsi. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semua pihak.

Pasalnya, pihak Muspika Ciranjang dan Desa Mekargalih dibantu Retanas dan masyarakat setempat, merencanakan pada Sabtu (30/05) akan membongkar gubuk reyot tersebut dan langsung akan dibangun rumah sederhana dengan ukuran 6 X 4 meter.

Mengenai pembangunan rumah tersebut, Taryat Bibrata mengatakan, biaya pembangunan selain ditanggung jawab pihak Muspika dan Desa juga akan minta bantuan pada para donatur yang ada di lingkungan Kabupaten Cianjur. Sedangkan Panitia pelaksana pembangunan ditangani langsung pihak Ketua RW 07, Ketua RT 01 dan masyarakat setempat.

“ Semoga rencana pembangunan rumah Nenek Iyam tersebut berjalan dengan lancar, tertib dan aman,” ucap Taryat Bibrata pada awak media.

Sementara itu, Nenek Iyam mengatakan, dengan datangnya Muspika Ciranjang, Kepala Desa dan tamu lainnya yang akan membantu memperbaiki rumahnya, Nenek Iyam merasa bangga dan terharu.

Lebih lanjut Nenek Iyam mengatakan, ukuran besar kecilnya rumah, tidak masalah. Adsal Nenek bisa berteduh dan merasa nyaman tinggal di dalam rumah.

“ Saya ucapkan terima kasih pada Muspika Ciranjang, Pemerintahan Desa Mekargalih dan masyarakat yang telah peduli akan membangun rumah untuk keluarga Nenek, semoga saja semua kebaikan itu  dibalas Allah Swt dengan pahala yang berlimpah,” tutur Nenek Iyam dengan suara parau menahan tangis bahagianya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here