Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Pasca terjadinya longsor sebanyak 8 titik yang menutup akses jalan menuju Bendung Cisuru Kampung Cibubuay Desa Sukarama, Kecamatan Bojongpicung, Senin (23/03), Jajaran Muspika Bojongpicung, Pemerintahan Desa Sukarama, Retana dan masyarakat setempat melakukan gotong royong  mengevakuasi tumpukan tanah longsor yang menutup akses jalan.

Berkat kekompakan tersebut, maka dalam waktu yang relatif singkat, akses jalan tersebut sudah bisa dilewati berbagai macam kendaraan. Meski harus ekstra hati hati, karena kondisi jalan masih licin.

Danramil Bojongpicung, Kapten Arm Suhardi, S.E mengatakan, setelah terjadinya longsor sebanyak 8 titik yang menutup jajaran Muspika Bojongpicung, Desa Sukarama, Retana dan masyarakat setempat melakukan gotong royong mengevakuasi tumpukan tanah longsor.

Gotong royong tersebut,  merupakan suatu kewajiban semua pihak. Utamanya pihak Muspika dan masyarakat setempat. Terbukti, berkat kekompakan dan keseriusan, maka evakuasi tumpukan tanah longsor di 8 titik itu selesai dengan cepat. Hingga sekarang sudah mampu dilewati berbagai kendaraan.

“ Kami ingat pada pengguna jalan harus ekstra hati hati, karena akses jalan menuju Bendung Cisuru masih licin,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Bojongpicung Ejen Jenal Mutakin (50) menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah ikut melaksanakan gotong royong. Hingga jalan yang tertutup longsoran kini sudah bisa dilalui kendaraan.

Selain itu, Suharto menambahkan, gotong royong dilakukan dari jajaran koraramil 0811 sebanyak  6 Orang, Polsek, 7 orang, kecamatan 10 orang, Retana 10 orang, Desa Sukarama 12 orang dan masyarakat setempat sebanyak 150 orang.

Ejen menegaskan, melihat kekompakan tersebut, pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih pada Jajaran Muspika Bojongpicung, Pemerintahan Desa Sukarama, Retana dan seluruh masyarakat Desa Sukarama, yang telah ikut andil mengevakuasi tumpukan tanah longsor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here