Laporan : Djaka Kumara

Yogyakarta, metropuncaknews.com – Hari ini, Rabu (13/02) suasana di Museum Dirgantara Mandala tampak berbeda dengan hari hari biasanya. Hal ini karena Pesawat Legendaris TU-16 KS atau pesawat yang menjadikan Indonesia dijuluki Macan Asia di era 60-an, dimandikan secara bersama-sama oleh anggota Muspusdirla. 

Segenap anggota Muspusdirla nampak semangat dalam bergotong royong memandikan pesawat pembom strategis. Sengaja pencucian koleksi  pesawat dilaksanakan secara bersama-sama, karena bentuknya yang cukup besar. 

Satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah keterlibatan ibu-ibu atau personel wanita Muspusdirla. Ibu-ibu ini bahkan ikut menaiki pesawat. 

Salah satu personel PNS Nurminarni, kepada metropuncaknews.com mengatakan, kegiatan mencuci pesawat merupakan upaya untuk merawat dan menjaga kebersihan koleksi agar selalu kelihatan bersih, dan terjaga keindahannya.

Pesawat TU-16 KS adalah pesawat pembom buatan Uni Sovyet yang sangat disegani dunia luar pada eranya. “ Dengan pesawat ini AURI pernah terbang ke jantung Australia untuk menggertak Negara Kangguru, “ungkapnya.

Lebih lanjut Nurminanrni mengatakan, pesawat ini pulalah yang memaksa kapal induk Inggris tidak bisa berbuat macam macam. TU-16 KS atau yang disebut Badger memang menakutkan, panjangnya 34,8 meter, rentang sayapnya 33 meter. 

” Pesawat ini mampu tebang 7200 Km dengan kecepatan maksimal 1.050 Km/Jam.  Dengan pesawat inilah Indonesia mendapat julukan Macan Asia. Militer Indonesia waktu itu sangat ditakuti oleh negara-negara dunia belahan selatan, “pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here