Miris Kondisi Jalan Ciranca Desa Nagrog Sangat Memprihatinkan 35 Tahun Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

0
266
Rusak parah, jalan ini hampir puluhan tahun tak tersentuh perbaikan pihak pemerintah / photo Yosef

Laporan : Yosef Candra Iskandar

Editor. : Yanto Hidayat

Tasikmalaya, metropuncaknews.com – Selama kurang lebih 35 tahun masyarakat Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya mengeluhkan kondisi jalan yang selama ini belum pernah tersentuh bantuan ataupun perhatian serius dari pihak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun Pemprov.

Saat ini kondisi jalan bak kubangan kerbau yang sulit dilalui kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, apalagi disaat musim penghujan datang, tak ayal jalan yang sepenuhnya tanah, menjadi kendala akses masyarakat dalam melaksanakan aktifitasnya, kita sadari bahwa jalan merupakan bagian dari pendongkrak kemajuan taraf ekonomi masyarakat.

Namun apa daya, keluhan hanya keluhan bagi warga Dusun Ciranca Desa Nagrog tersebut, apa mau di kata, kemerdekaan Indonesia hanya milik daerah-daerah yang ada di wilayah kota saja, begitu keluhan warga yang sering terlontar dalam menumpahkan rasa sedihnya dengan kondisi jalan saat ini.

Sepanjang 35 KM, jalan tersebut sudah tidak berbatu lagi, jelas kondisi ini sangat tidak adil bagi warga Desa Nagrog, terus dan terus hanya bisa mengeluhkan kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah dan kondisi tersebut semakin parah karena tidak ada perbaikan sama sekali dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Sekitar 35 KM jalan Ciranca desa Nagrog kab Tasikmalaya rusak parah dan perlu perhatian pemerintah / photo Yosef

Menurut Encep (38) salah satu warga Dusun Ciranca, beberapa tahun ini, masyarakat sekitar hanya bisa memperbaiki jalan dengan cara gotong royong atau swadaya, itu pun dengan segala kemampuan yang ada, hanya batu dan tenaga saja, selebihnya kita tak bisa berbuat apa-apa selain pasrah, bukan bualan semu, jalan yang hanya berlapis tanah jelas tak mampu menahan kesimbangan bagi kendaraan apalagi disaat musim hujan.

“Kami menyayangkan sikap Pemda yang terkesan tak mau tahu dengan kondisi jalan disini, padahal kondisi jalan seperti ini sudah puluhan tahun,“ ucapnya.

Ditambahkan Ecep, kondisi jalan akan semakin parah jika musim hujan karena air dari saluran atau drainase ikut naik ke jalan sehingga sepanjang jalan pun akan dipenuhi air, tentu jika kondisi seperti itu pengendara akan “setengah mati” melewati jalur ini pasalnya hampir sepanjang jalan ini dipenuhi air.

Ia pun berharap ke depan pihak Pemkab Tasikmalaya segera melakukan perbaikan mulai dari Cangkung sampai ke Desa Bojongkapol sekitar 23 km, karena masyarakat sudah cukup lama “menikmati” kondisi ini termasuk perbaikan saluran airnya.

Tak hanya kondisi jalan, menurut Encep kondisi penerangan jalan pun sangat parah sehingga jika malam hari melewati jalur ini juga harus hati-hati karena dikhawatirkan terjadi tindakan kejahatan.

“Banyak anak-anak sekolah SD Cirengkak setiap hari melintasi jalan ini harus berhati-hati, terkadang pakaian mereka pun kotor karena kecipratan lumpur, “ jelas Encep.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here