Ketua MUI Ciranjang KH. Acep Numan

Laporan : Apip S

Cianjur, metropuncaknews.com – Tahun 2019 tinggal menghitung jam. Biasanya, malam pergantian tahun diisi dengan berbagai kegiatan yang sifatnya hura-hura. Seperti pergi ke tempat hiburan, tempat rekreasi, pesta kembang api dan tiup terompet.

Tentu saja hal seperti itu hanya menghambur-hamburkan uang dan kurang bermanfaat. Karena itu MUI Kecamatan Ciranjang mengimbau, masyarakat Ciranjang terutama kaula muda, pada malam pergantian tahun 2018 ke 2019 diisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

“ Seperti dengan menggelar acara dzikir, istigausah dan sujud syukur,” jelas Ketua MUI Ciranjang KH. Acep Numan seraya menambahkan tidak menggelar pesta kembang api.

Untuk itu, MUI bersama Muspika dan masyarakat Ciranjang, pada malam pergantian tahun baru 2019 akan mengelar dzikir, istigausah akbar di lapangan parkir Pasar Ciranjang.

Tidak hanya itu saja, MUI Ciranjang juga menerima informasi hampir di setiap mesjid jamie dan majlis talim yang ada di Kecamatan Ciranjang, akan melaksanakan dzikir saat malam pergantian tahun. Diantaranya di masjid Alqossasiyah, Alwustho Bedahan, Desa Mekargalih. “ Kepada masyarakat dan muda-mudi diharapkan untuk mengikutinya acara dzikir pada pergantian tahun 2019,” Ucap KH Acep Numan.

Sementara itu, Kepala Desa Ciranjang, H Deden Efendi, menambahkan, memang benar adanya pada malam pergantian tahun 2019, masyarakat bersama para tokoh Desa Ciranjang, akan mengelar Istigausah dan Dzikir Akbar. Acara tersebut dipusatkan di halaman parkir Pasar Ciranjang.

Deden menjelaskan, hal itu dilakukan untuk menekan angka kriminalitas, kecelakaan lalu lintas serta mengurangi masyarakat untuk berhura-hura ke kota Cianjur, Puncak Cipanas dan tempat hiburan. “ Marilah kita berdoa dan memohon pada Sang Kholiq yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya, supaya pada tahun 2019 hidup kita lebih barokah,” ucap Deden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here