Menteri Lingkungan Hidup & Kehutan, Siti Nurbaya hadiri peringatan TNGGP Ke 39 di Cianjur

Laporan : Shandi/Dani

Cianjur, metropuncaknews.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Siti Nurbaya Bakar melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Jum’at (22/3).

Kali ini, kunjungannya ke Cianjur merupakan rangkaian acara ulang tahun TNGGP yang ke-39. 

Siti Nurbaya mengatakan, TNGGP merupakan salah satu taman tertua di Indonesia. Hal ini telah dilihat dari file dan format kerjanya TNGGP, yang memiliki format kerja yang sistematis, serta memiliki kreasi yang muncul dalam perkembangannya. 

” Saya kira ini membuktikan bahwa sebagai sumber airnya mampu menopang kehidupan warga. Artinya sesuatu yang menjaga keteraturan dari alam. Ini menjadi rantai air, rantai pangan, dan rantai energi,” kata Siti Nurbaya.

Menurutnya, format kerja kemitraan yang telah dilakukan TNGGP, ini sudah dulu dikembangkan. Seperti kerjasama dan kemitraan dengan yayasan. Tetapi masih banyak hal-hal yang harus disempurnakan dan diperbaiki.

” Buat saya, kawasan-kawasan hutan ini dalam berbagai fungsinya mesti sesuai. Bahkan dari arahan presiden, meminta lebih bermanfaat dan terasa oleh rakyat, tetapi tidak merusaknya,” ujarnya.

Dalam kaitannya, Siti Nurbaya mengatakan, ini merupakan efek multi player yang baik. Artinya bisa menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seperti dari parkiran, makanan atau kuliner, dan pajak restoran.

Paradigmanya adalah ranting tidak boleh patah. Nyamuk tidak boleh mati”. Dan bisa dirangkum, bahwa ini semua bisa lebih bermanfaat dan saling menguntungkan.

” Semisalnya di Pokland, dan beberapa tempat itu bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Kemudian kreasi-kreasinya seperti anak muda dan trend di Indonesia bisa mengikuti serta bisa menjadi cara dan sistematika yang beragam,” tuturnya.

Ia mencontohkan juga ketika bisa menjadi objek wisata yang sangat besar. Dan jika di tempat lain bisa bernilai besar, maka di TNGGP ini pun harus bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, untuk tata kelola hutan kota khususnya di Cianjur, Siti Nurbaya telah mengintruksikan kepada Sekretaris Jenderal KLH untuk menyiapkan tim survei dan merancang dalam membangun hutan kota di Cianjur ini.

“Pokoknya, Cianjur ini harus lebih meningkat dan maju dalam pemeliharaan hutan serta ekosistem yang ada,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here