Kapolsek Baleendah Komisaris Polisi Priyono

Peliput : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kapolsek Baleendah Komisaris Polisi Priyono mengatakan, pada Selasa (15/05) di wilayah hukumnya telah terjadi penusukan oleh pemalak. Hal itu terjadi karena korban menolak menyerahkan uang dan barangnya.

RA (18) dianiaya dan ditusuk oleh RM (22) hingga tewas. Pemalakan dan penganiayaan hingga korban tewas ini terjadi di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung,  Selasa (15/5) kemarin, sekira pukul 22.00 WIB,

” Korban dibawa ke Rumah Sakit Al-Ihsan oleh rekannya pada Selasa (15/5) pagi. Dari situ mulai terungkap, berawal dari laporan pihak Rumah Sakit Al-Ihsan yang menyebutkan ada korban meninggal dunia akibat tindak penganiayaan,” kata Priyono.

Tidak lama setelah kejadian, pihak Polsek Baleendah  berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

“ Kita mengecek ke Rumah Sakit Al-Ihsan, didapat informasi di situ bahwa betul korban dibawa oleh salah satu temannya, dibawa pada tanggal 15 sekitar pukul 02.00 WIB ke rumah sakit dengan luka di bagian kepala sebelah kiri, di atas telinga,” ungkap Priyono saat  di temui di Gazebo Mapolsek Baleendah Kamis (17/5).

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi di tempat kejadian perkara (TKP), akhirnya Satreskirm Polsek Baleendah berhasil menangkap salah seorang yang diduga tersangka penganiayaan terhadap RA pada Kamis (17/5) dini hari.

“Jadi kemaren sekitar pukul 02.30 dini hari, di daerah Pacet telah ditangkap seorang tersangka dengan inisial RM, dan benar yang bersangkutan yang melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban kehilangan nyawanya,” jelas Priyono.

Dari keterangan saksi, kata Priyono, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban saat melakukan pemerasan kepada korban. Saat itu, korban menolak memberikan uang dan barang lainnya kepada pelaku, sehingga pelaku melakukan penganiayaan.

Menurut saksi, tersangka gagal mendapatkan tas korban dan akhirnya melakukan penganiayaan dengan menikamkan pisau yang dibawanya terhadap korban dan memukul kepala korban. Jadi, motifnya ingin melakukan pemerasan.

“ Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman 7 tahun penjara karena melanggar pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang berujung seseorang kehilangan nyawanya,” jelas Priyono.

Kapolsek Baleendah Kom Pol Priyono bersama wartawan metropuncak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here