Warga Desa Mekarwangi, ramai-ramai kepung tikus di sawah petani

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Menjelang Musim Tanam (MT) II 2018, Pemerintahan Desa Mekarwangi Kecamatan Haurwangi Cianjur Jawa Barat, kini tengah sibuk melakukan pengeroyokan hama tikus (membasmi tikus dengan cara ditangkap-red). Pengoyokan terhadap tikus dilakukan di seluruh sawah milik para petani yang ada di Desa Mekarwangi.

Gerakan pengoroyokan hama tikus tersebut dipimpin langsung Kepala Desa dibantu BPD, LPM dan juga seluruh guru beserta siswa SDN Cipeuyeum 3, 4 dan SMP Satu Atap Desa Mekarwangi.

Kepala Desa Mekarwangi, Cecep Surahman mengatakan, dilaksanakannya pengeroyokan hama tikus itu merupakan suatu  bukti penerapan program  Pemerintahan Desa Mekarwangi. Karena, jauh sebelumnya telah diprogramkan dan dianggarkan pada bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) 2018, dalam bidang pemberdayaan masyarakat bidang pertanian.

Hal itu dilakukan berdasarkan hasil kesepakatan bersama seluruh warga Desa Mekarwangi. Karena tanam padi pada MT II biasanya rentan terhadap serangan hama tikus. Hingga pihaknya melaksanakan pengeroyokan hama tikus di sawah milik para petani.

Diharapkan, seluruh petani yang ada di Desa Mekarwangi, mampu melaksanakan tanam padi sesuai program Dinas Pertanian. Terhindar dari serangan hama tikus dan jenis hama lainnya. “ Hingga mampu meningkatkan hasil pertanian,” ucap Cecep Surahman.

Sementata itu, Ketua Gapoktan  Wibawa Mukti, Maman Supriatna (55) menambahkan, sawah milik para petani dan petani penggarap di Desa Mekarwangi, seluruhnya seluas 131 Ha. Rata-rata penghasilannya 6,5 sampai 7 ton per hektarnya. Itu pun bila tidak ada serangan hama penyakit atau dalam keadaan mulus.

Namun bila adanya serangan hama penyakit, maka penghasilannya bisa menurun. Supaya para petani mampu mendapatkan penghasilan yang maksimal, maka Pemerintahan Desa Mekarwangi beserta jajaran dan dibantu seluruh guru beserta siswa SDN Cipeuyeum 3,4 dan SMP Seatap, sepekan ini melaksanakan pengeroyokan hama tikus di seluruh sawah yang ada di Desa Mekarwangi.

Diharapkan, dengan cara membongkar seluruh sarang tikus yang berada di pematang sawah dan bila ada tikusnya ditangkap oleh warga dan siswa sekolah, padi petani akan terhindar dari serangan hama tikus. Pada pelaksanaan  pengeroyokan tikus dihari pertama, mampu menangkap ratusan ekor tikus.

Adanya kegiatan tersebut, Maman mengucapkan terima kasih pada Kepala Desa, BPD, LPM, masyarakat,  seluruh guru beserta siswa SDN Cipeuyeum 3,4 dan SMP Seatap yang telah peduli terhadap keberadaan para petani.

“ Karena pengeroyokan hama tikus ini dilakukan  demi kemajuan dan keberhasilan  para petani yang ada di Desa Mekarwangi,” kata Maman pada awak media,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here