Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Memprihatinkan, Ahmad Mulyadi (43) warga Kampung Sekaluyu RT 02/10 Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, dan keluarganya, sudah tahunan tinggal digubuk reyot berukuran 5X7 meter. Kondisi gubuknya benar-benar memprihatinkan. Lapuk dimakan usia dan nyaris ambruk.

Informasi yang dapat dihimpun, gubuk reyot Milik Ahmad tersebut, telah lama berdiri sejak Ahmad belum lahir. Namun, konon katanya hingga kini belum pernah tersentuh perbaikan. Hingga sekarang kondisinya sudah reyot miring ke kiri, rusak berat dan nyaris ambruk.

Dinding bagian atap di tengah rumah dan kamar di bagian dapur sudah banyak yang jebol. Tidak hanya itu saja, bilik bambu di sekeliling rumah terlihat ambrol. Seluruh genting di atas bangunan rumah sudah banyak yang pecah. Hingga ketika hujan turun, pemilik rumah harus sibuk mencari baskom atau ember untuk mewadahi air yang turun dari genting yang bocor.

Untuk menahan bangunan rumah supaya tidak ambruk, maka dibagian samping luar kiri rumah dipasang beberapa tiang bambu dan kayu kaso. “ Hal itu dilakukan untuk menyangga rumah, supaya tidak ambruk,” jelas Ahmad.

Selain itu, sambung Ahmad, pihaknya tidak seperti keluarga lainnya yang tiap bulan menerima bantuan dana sosial (Bansos). Seperti PKH, BPNT, BST atau bantuan Sosial Provinsi dan Bansos Kabupaten.

Diakui Ahmad, keluarganya hanya satu kali saja, menerima bantuan dari pemerintah. Yaitu, Bansos Provinsi menerima satu kali, dan BST menerima satu kali, Seterusnya tidak menerima lagi berbeda dengan tetangga yang lainnya. Tiap bulan secara rutin menerima bantuan.

Disinggung soal pekerja sehari-harinya, Ahmad mengatakan, ia tidak memiliki pekerjaan tetap. Tapi sebagai pekerja serabutan. Kalau ada yang mancing di kolam pemancingan ikan milik tetangganya, paling jualan kopi dan jualan makanan ringan yang pengahilannya tidak menentu. “ Paling hanya bisa untuk beli beras untuk makan sehari,” ucap Ahmad pada awak media, Senin ( 24 /5/2021).

Sementara itu, Kepala Desa Cibiuk Dahlan Rifa’i, saat dihubungi melalui WhatsApp mengatakan, mengenai rumah milik Ahmad Mulyadi sudah diajukan pada Pemkab Cianjur dan telah diketahui pihak Bupati Cianjur H. Herman Suherman. Kemungkinan sebentar lagi akan dibangun, hanya tinggal realisasinya.

Karena itu, kepada pihak keluarga Ahmad Mulyadi mohon sabar saja. Karena dalam waktu dekat akan dibangun dengan program Rutilahu.

“ Selain itu, mengenai bantuan sosial, itu sudah terdaftar di lis bantuan sosial yang didanai dari Dana Desa (DD) hingga pada bulan yang akan datang akan menerima bantuan sosial DD sekaligus selama 4 bulan berturut turut,” jelas Dahlan Rifai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here