Lantri, pemuda Binongko

Laporan : Atul Wolio

Binongko, metropuncaknews – Masyarakat yang tinggal di Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara  (Sultra), keluhkan pelayanan listrik 24 jam. Padahal soal tersebut telah   dijanjikan pemerintahan setempat. Namun, kenyataannya di lapanganm sampai saat ini belum ada realisasinya. .

Seorang pemuda Binongko, Lantri menuturkan, krisis listrik di Pulau Binongko saat ini telah menjadi persoalan serius. Pemadaman bergilir terus dirasakan oleh masyarakat. Lantri menyebutkan, keadaan ini pun tak pernah tuntas setiap tahunnya.

” Janji Bupati Wakatobi untuk menyalakan listrik di Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko 24 jam adalah hoax,”  ungkap Lantri dalam press release (siaran pers)  nya yang dikirim melalui pesan WhatsApp.

Tak hanya itu, Lantri juga mengungkit, saat itu Bupati Wakatobi juga pernah mengatakan untuk berkantor selama 3 bulan secara bergiliran di masing-masing kecamatan se Kabupaten Wakatobi saat dirinya menjadi Bupati. Ini pun juga dinilai hanyalah ucapan belaka.

” Akibat beberapa janji yang tidak dipenuhi, kami  menganggap bahwa Bupati Wakatobi ternyata hanyalah pembohong yang sudah tidak cocok dan tidak pantas lagi untuk memimpin Kabupaten Wakatobi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Lantri mengatakan, janji Bupati Wakatobi terkait penempatan dokter spesialis di masing-masing kecamatan se-Wakatobi juga hanyalah isapan jempol belaka. Sehingga dinilai merupakan bentuk pembohongan kepada publik di Kabupaten Wakatobi.

” Sebelum Bupati Wakatobi mengunjungi masyarakat Pulau Binongko maka tunaikan dulu janjinya,” ujar Lantri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here