Kanit Bimas Polsek Coblong, Iptu Pol Surono

Liputan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kesadaran akan hukum ditengah masyarakay, nampaknya perlu terus ditingkatkan. Untuk itu, petugas kepolisian melalui Bimas dan Bhabinkamtibmas terus melakukan berbagai upaya agar tercipta masyarakat yang sadar hukum. Seperti diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat sekaligus mengajak masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang sadar hukum.

Demikian dikatakan Kanit Bimas Polsek Coblong, Iptu Pol Surono, saat bincang-bincang dengan metropuncaknews.com di ruang kerjanya, Kamis (31/05).

Lebih lanjut Surono mengatakan, kesadaran akan hukum di tengah masyarakat, dirasakan masih perlu ditingkatkan. Hal itu terjadi karena tatanan sosial dan budaya kita sudah mulai bergeser.

“ Isinya hanya dua. Yaitu kepentingan perubahan dan yang kedua melupakan sejarah,” jelas Surono.

Terkait dengan perubahan, kata Surono, siapa pun masyarakatnya ingin perubahan. Mau perubahan secara kelompok, pribadi atau pun secara umum. Intinya seperti itu, hingga ujung-ujungnya nekad menabrak rambu-rambu hukum.

Sedangkan yang ke dua, Surono menjelaskan tentang sejarah Indonesia. Menurut dia, Indonesia itu dibangun dari Sabang hingga Marauke dan kebhinekaan tunggal ika serta diikat dengan Pancasila.

“ Nah, Pancasila ini yang mengikat persatuan dan kesatuan Republik Indonesia secara keseluruhan. Karena itu jangan lupakan sejarah, karena melupakan sejarah berarti seperti orang yang berjalan di dalam kegelapan,” kata Surono.

Selain itu, masih kata Surono, ada empat aspek yang harus dimengerti betul oleh masyarakat dan harus terus disosialisasikan oleh Polri melalui unit Bimas. Yaitu Narkoba, paham radikalisme, intoleransi dan yang ke empat adalah Hoax. “ Terkait hal ini masyarakat harus mengerti betul agar tidak berurusan dengan hukum,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here