CNL di Desa Mekarsari Kecamatan Naringgul Cianjur Selatan.



Laporan : Sandi

Cianjur metropuncaknews.com – Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman melakukan kunjungan kerja ke Desa Mekarsari dalam rangka Cianjur Ngawagun Lembur (CNL), Kamis, (01/08) kemarin.

Kunjungan tersebut disambut antusias masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Dalam pidatonya Plt Bupati berjanji akan segera membangun jembatan tepungan kali Ciogong/Cidaun secara permanen yang menghubungkan antara Desa Mekarsari dan Wangunjaya. Karena kondisinya saat ini masih jembatan gantung serta belum bisa dilewati kendaraan roda empat.

Kegiatan CNL tersebut berlangsung di halaman SDN Padalarang, Desa Mekarsari, Naringgul. Selain akan membangun jembatan tepungan secara permanen, sejumlah bantuan lainya pun diberikan kepada masyarakat Desa Mekarsari.

Kepala Desa Mekarsari Rukman, mengatas namakan masyarakat desa Mekarsari, tentunya sangat senang sekali, ketika mendengar bapak bupati akan segera membangun jembatan yang sudah dinanti nanti oleh masyarakat di desanya.

“Dengan adanya perogram CNL ini, bapak bupati akan segera membangun jembatan tepungan yang secara permanen, sebab jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang paling dekat ke desa Mekarsari,” ujarnya.

Lanjutnya, tentunya ada hikmah positif dalam kunjungan Plt bupati ke desa kami, sehingga bisa tahu langsung kondisi desa ini.

“Mudah-mudahan, bisa segera terlealisasi pembangunan jembatan tepungannya. Kalau jembatan ini sudah dibangun, diyakini akan meningkatkan roda perekonomian di desa kami ini, sebab sebagian besar masyarakat desa kami adalah petani gula merah dan pedagang. Sehingga kedepannya kendaraan roda empat, bisa masuk dan memudahkan akses perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sementara PLt Bupati Cianjur, H Herman Suherman, mengatakan, pada hari ini, saya beserta jajaran kepala OPD, bisa berkunjung sampai ke Desa Mekarsari, menurut saya, ini sangat luar biasa, dipaling ujung Cianjur selatan. Ada desa yang gak bisa masuk mobil, tapi masyarakatnya sehat. Bahkan ada salah seorang warga yang usianya mencapai 100 tahun. Sementara masyarakat Cianjur ini, usia harapan hidupnya hanya 69 tahun, jadi bisa saya simpulkan bahwa di desa ini masyarakatnya sehat-sehat. PR kami adalah menyediakan sarana dan perasarana, khussunya jalan dan jembatan.

“Insyalloh, akan kita programkan untuk pembangunan jalan dan jembatan, mudah-mudahan secepatnya akan terrealisasikan anggaran untuk pembuatan jalan dan jembatan tepungan itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Cianjur selatan ini, akan kita prioritaskan untuk Daerah Otonom Baru (DOB), dan persetujuan antara pemerintah daerah dan DPRD sudah disetujui mudah-mudahan itu tidak terlalu lama.

“Cianjur selatan itu, sebetulnya kaya dengan tempat wisatanya, saya berharap kawasan wisatanya, bisa menjadi potensi pendapatan asli daerah Cianjur Selatan ini. Jadi harus dikembangkan, dan mudah-mudahan setelah dimekarkannya nanti, akan lebih cepat pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusianya (SDM),” pungkasnya.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here