Aparat Desa Cisandi bersama warganya gotong royong angkut sampah yang ada di bak sampah pinggir jalan

Laporan : Cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Menindaklanjuti persoalan sampah dilingkungan warga, Pemerintah Desa Cisarandi bersama sejumlah warganya, bergotong royong mengangkut sampah dari bak sampah yang ada di kawasan Kampung Babakan Cipaku Rt 03/01 Desa Ciasarandi Kecamatan Warungkondang Cianjur, Minggu (3/1).
Sampah tersebut sudah terangkut satu mobil. Namun proses pengangkutan sampah ini masih akan berlangsung hingga Rabu (6/1) karena masih tersisa sampah yang diperkirakan satu mobil lagi.
Sekertaris Desa (Sekdes) Cisarandi Rudi didampingi para perangkat desa mengatakan, walaupun sampah yang diangkut ini bukan kewenangan  pihaknya, namun sebagai aparatur pemerintah desa memiliki tanggung jawab secara moril untuk membuat kenyamanan dan menciptakan kebersihan di kawasan tersebut.
“ Sebenarnya ini kawasan TPS liar, bukan titik layanan kami. Namun, kami memiliki tanggung jawab secara moril untuk membantu mengkondisikan kawasan ini menjadi bersih dan nyaman. Kami berharap setelah dilakukan pengangkutan ini tidak terjadi penumpukan lagi di kawasan tersebut,” harapnya.

Menanggapi sejumlah pemberitaan di media terkait kondisi sampah di wilayah Desa Cisarandi, Bendahara Desa Cisarandi Nur mengatakan,  pihaknya perlu menjelaskan kondisi objektif tentang hal tersebut. Karena tumpukan sampah yang menjadi pemberitaan merupakan titik pembuangan sampah liar yang seharusnya tidak perlu terjadi pada kawasan yang secara aktif terdapat penanggung jawab atau pengelola kawasannya. “ Namun banyak oknum masyarakat yang sering buang sampah dikawasan tersebut, ” kilah Nur.

Lebih lanjut Nur menegaskan, lokasi tersebut tidak berada di TPS yang ditetapkan menjadi titik layanan pengangkutan petugas kebersihan Desa Cisarandi. ” Lokasi tumpukan sampah itu berada di TPS ilegal dan liar,” ujarnya menegaskan.

Dia menambahkan, seharusnya tidak terjadi titik sampah liar pada kawasan yang ada pemilik dan pengelola kawasan itu.
“ Opini yang bekembang di tengah masyarakat saat ini akhirnya menganggap pemerintahan setempat seolah tidak ada aksi atau tindakan. Sehingga menimbulkan persepsi yang tidak baik pada pemerintah setempat,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here