Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Permasalahan Kepala Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, nampaknya kian lama kisruhnya dan semakin menghangkat. Pasalnya beberapa hari terakhir ini, terpasang lagi spanduk yang menyatakan tolak kehadiran Kades di pagar depan Kantor Desa Sindangraja.

Spanduk yang dipasang itu bertuskan,” warga menolakan kehadiran Kades pada acara apa pun di Desa Sindangraja. ” Kami warga Sindangraja menolak kedatangan Kepala Desa dalam hal acara apapun,”. Demikian tulisan dalam spanduk yang dipasang warga di depan kantor desa.

Ketua Karangtaruna Desa Sindangraja, Baci (40) mengatakan, memang benar pada Selasa (20/6/2021) pernah melihat spanduk yang di pasang di pagar depan Kantor Desa. Namun sekira pukul 10.00 WIB sudah tidak ada lagi. ” Benar kang ada spanduk, tapi entah siapa yang memasangnya dan entah siapa juga yang mencabutnya lagi,” akunya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangraja, H. Ayi Lukmanul Hakim (50 ) mengakui, kemarin ada spanduk yang dipasang di pagar depan Kantor Desa Sindangraja yang mertuliskan menolak Kepala Desa untuk datang ke Kantor desa.

Hal itu sambung Kades, buntut dari tudingan yang didemokan mereka. Seluruh tudingan yang dilontarkan para oknum masyarat saat unjuk rasa itu semuanya bohong belaka. Tidak valid, bahkan terkesan memutar balikan pakta.

Untuk lebih akuratnya silahkan tanyakan saja pada Kiyai yang telah dirinya dituding  dilaporkan pada pihak Kepolisian oleh Kepala Desa. Selain itu, pihaknya telah dituding telah menistakan agama.

“ Permasalahan tersebut seluruhnya sedang ditangani pihak Apdesi Kabupaten Cianjur,” terangnya.

Ia meneruskan, mengenai tugas menjadi Kepala Desa, pada dasarnya melaksankan tugas sebagai kepala desa itu sudah sesuai dengan aturan yang dengan aturan yang ada. ” mengenai tugas kerja mulai dari pelayan terhadap masyarat maupun mengenai pembangunan apapun itu seluruh normatif,” ucapnya.

Dilain pihak, salah seorang pengurus Apdesi Kabupaten Cianjur, H. Saiful Anwar yang akrab disapa H Abo mengatakan, memang benar seluruh permasalahan Kepala Desa Sindangraja, khususnya mengenai adanya tudingan terhadap Kepala Desa. Diantaranya, Kepala Desa Sindangraja telah menistakan agama dan permasalahan tudingan lainnya.

“ Spanduk yang dipasang kemarin, itu apa dasarnya kades tidak boleh masuk kerja kan itu Kades definitip hasil pemilihan dan hal itu, yang memasang sepanduk dan demo  kalau tanpa bukti akan kami tuntut, ” jelas H. Abo.

Hasil kajian Apdesi sambungnya, seluruh tuduhan para oknum masyarat tersebut, bohong belaka. Karena itu, para oknum masyarakat dalam waktu dekat akan dilaporkan pada pihak Kepolisian setempat.

Karena, menurut H. Abo, seluruh permasalahan tudingan pada Kepala Desa Sindangraja oleh para oknum masyarakat  erat kaitannya dengan pelanggaran hukum pidana. ” Karena itu, para oknum masyarakat akan dilaporkan pada pihak Kepolisian setempat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here