Vina Nafarina, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Suryakancana, babak belur dihajar kawanan penjambret

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Vina Naparina (22) mahasiswi Fakultas Hukum (FH), Unipersitas Suryakencana (Unsur) Cianjur semester 8, warga Kampung Cibiuk, RT 01/11 Desa Cibiuk, Kecamaran Ciranjang, Sabtu 27/05 sekira pukul 11.00 WIB, dirampok dan dianiyaya di jalan Pramuka, Karangtengah, Cianjur.

Informasi yang dapat dihimpun, Vina sekarang ini tengah sibuk menyusun skripsi dan telah selesai mengikuti Ujian Akhir Semester (Uas). Saat Vina pulang dari kampus menuju rumahnya, di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Pramuka Karangtengah, dari belakang datang kawanan rampok menjambret tas yang sedang ditenteng Vina.  Namun tasnya  tak begitu saja lepas, talinya masih menempel di badan Vina dan Vina pun berupaya mempertahannkan tasnya.

Merasa mendapat perlawanan, para perampok semakin beringas. Hingga akhirnya Vina dianiyaya perampok. Para perampok yang diduga lebih dari satu orang, beberapa kali mengujamkan kepalan tangannya kr muka Vina. Tak cucup sampai disitu, setelah dipukuli Vina langsung dijorokin hingga babak belur, jontor dan pipinya robek.

Setelah diketahui banyak orang, Vina langsung dibawa ke RSDH. Tak lama kemudian dipindahkan ke RSU Cianjur, guna mendapat pengobatan lebih intensif.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), FH Unsur Cianjur, Fajrillah (22) mengatakan, dengan terjadinya penganiyaaan dan tindak kriminal terhadap salah seorang mahasiswi  FH Unsur, pihaknya ikut prihatin. Selain itu, pihaknya juga mengecam keras terhadap tindakan kekerasan, dan kriminal terhadap mahasiswi Unsur.

Fajrilah berharap, pihak kepolisian Polres Cianjur dapat segera mengungkap pelaku kejahatan terhadap mahasiswa Unsur tersebut. Selain itu, ia mengharapkan, ptugas memperketat sistem pengawasan dan pengamanan agar tidak terjadi lagi perbuatan kriminal. Apa lagi di bulan suci Ramadhan, saat masyarakat tengah melaksanakan ibadah puasa.

Juga jalan Pramuka Karangtengah, sudah kesohor sebagai jalan yang rawan kriminal.   Sering terjadi penjambretan dan dijadikan ajang tawuran anak sekolah.

“ Kepada seluruh elemen masyarakat, kami imbau untuk senantiasa waspada dan lebih berhati-hati baik dalam perjalanan maupun saat beraktivitas di Jalan Pramuka dan jalan lainnya yang dikenal sebagai jalan yang rawan kejahatan,” ucap Fajrillah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here