Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Tebing  setinggi 15 meter yang menghubungkan jalan antara Haurwangi – Rajamandala atau yang dikenal dengan sebutan jalan lama, tepatnya di Kampung Muhara RT, 01/ 10  Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, kembali longsor, Minggu (07/02/2021) sekira pukul 11.00 WIB. Akibat longsor tersebut, material longsoran menutupi separuh jalan.

Pada seluruh masyarakat setempat dan pengguna jalan lama, mohon waspada. Karena curah hujan cukup tinggi. Hingga dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak.

Informasi yang dapat dihimpun, terjadinya longsor susulan, itu akibat hujan deras yang cukup lama. Tebing bekas longsor dua hari lalu tidak dikupas, dibenahi dengan baik. Tapi hanya membuang material longsoran yang menutupi jalan saja. Hingga sekarang terjadi lagi longsor susulan yang maetrialnya menutupi separuh jalan.

Terjadinya longsor susulan sudah dilaporkan pada pihak terkait. Namun hingga kini belum juga ada petugas yang datang ke lokasi terjadinya longsor susulan.

Maka dengan adanya itu, diharapkan pada seluruh masyarakat setempat dan para pengguna jalan lama harus ekstra hati-hati. Karena selain kondisi jalan sempit, licin juga dikhawatirkan terjadi lagi longsor. “ Sebab hujan masih mengguyur kawasan Haurwangi dan takut terjadi hal yang tidak diinginkan semua pihak,” ucap Iwan Sutisna yang akrab disapa Mang Akew juga selaku Ketua Forum RT Desa Haurwangi.

Sementara itu, Kasi Trantib Desa Haurwangi, I Kurniawan menambahkan,  memang benar adanya, pada pada pukul 11. 00 WIB, telah terjadi longsor susulan di lokasi longsor dua hari yang lalu.

Namun material longsorannya hanya menutupi separuh jalan saja. Namun, meski telah dilaporkan pada pihak PU Bina  Marga Provinsi yang kantornya Perwakilannya di Kecamatan Sukaluyu, ternyata belum ada yang datang. Padahal hal itu harus segera dibenahi. Terutama, materialnya segera dibersihkan, karena ruas jalan tersebut tiap waktu cukup ramai dilalui berbagai kendaraan.

“Jalan Lama tersebut, merupakan salah satu akses jalan seluruh warga RW 10 dan sekitarnya, kalau jalan tersebut tertutup total maka aktivitas warga akan terisolasi, diam di Kampungnya saja,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here