LBH Bravo Komando Tunggu Itikad Baik Perusahaan Galian Selesaikan Masalah Perizinan Masyarakat

0
48

Laporan : Bah Danni

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga Kampung Babakan Lewo RT 01/04 Desa Rahong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, protes keras lantaran merasa dibohongi oleh perusahaan yang membuka usahanya di wilayah itu, Kamis 14 September 2022 kemarin.

“Warga menuntut kepada perusahaan tersebut, intinya harus clear dulu terkait perizinan warganya bagaimana dan seperti apa, tentunya itu harus dirapatkan kembali atau ada rapat kedua. Nah pada saat dilaksanakan rapat kedua pihak perusahaan tidak datang, ” kata Cecep Ketua RT setempat.

Cecep melanjutkan, karena tidak ada koordinasi dengan warga, tiba – tiba ada galian sudah masuk ke kawasan Kp Babakan Lewo dan warga pun menanyakan kenapa ada alat – alat berat di lokasi tersebut.

“Kenapa warga menolak karena belum real kejelasaannya seperti apa dan awalnya juga hanya meminta izin untuk membuat tempat rekreasi saja. Nah saat diminta rapat kedua pihak perusahaan tidak ada datang, jadi boro – boro dapat kontribusi dari perusahaan, ” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, Owner Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bravo Komando Bambang Adi S, setelah menerima laporan warga Kp Babakan Lewo, pihaknya akan melayangkan surat ke Provinsi, Gubernur, Pemkab Cianjur, Polres Cianjur dan Ketua Dewan untuk menanyakan kenapa perusahaan galian bisa buka tanpa ada izin dari masyarakat.

“Kenapa seperti itu, bisa jadi ini karena adanya penyalah gunaan wewenang oknum yang mengatasnamakan masyarakat padahal masyarakat mengaku belum pernah menandatangani izin – izinnya, kalau sudah seperti ini yang terkena dampaknya adalah masyarakat itu sendiri, ” kata mas Beng – Beng sapaan akrab Ketua LBH Bravo Komando.

Mas Beng – beng menjelaskan, dilokasi tersebut ada tiga keRTan yaitu RT 01 – 02 dan RT 03 Kp Babakan Lewo. Nah maka dari itu kami meminta kepada perusahaan untuk bertanggungjawab dan mau turun ke masyarakat untuk menyelesaikan atau kembali sosialisasikan yang jelas supaya tidak menjadi gejolak.

“Seumpama perusahaan menempuh prosedurnya dengan baik dan jelas masyarakat tidak akan menolak dan sampai saat ini pun malalui LBH Bravo Komando masyarakat masih menunggu itikad baik pihak perusahaan tersebut,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here