Audensi antara Kesbangpol Cianjur dengan LBH Bravo Komando

Laporan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Lembaga Bantuan Hukum Bravo Komando melakukan audensi dengan para OPD dan beberapa lembaga pemerintah lainnya di aula Kesbangpol Kabupaten Cianjur, Senin (28/1).

Peliknya tugas kepala desa dalam melayani kebutuhan dan keperluan di lingkungan masyarakat yang seringkali terabaikan. Salah satunya permasalahan masyarakat yang menjadi pelaku atau korban hukum, yang senantiasa melakukan pengaduan dan meminta penyelesaian perkara tersebut kepada pemerintah desa atau kepala desa.

LBH Bravo Komando beserta Bandung Lawyers Club Indonesia dan Cianjur Women’s Lawyers Club, berinisiatif serta bergerak untuk mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan pencegahan tindakan melawan hukum kepada pemerintah desa se-Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut diungkapkan Soliamin Harahap S.H, yang akrab dipanggil Cokie. Maka dengan adanya gagasan mengenai pendidikan dan pelatihan kepada seluruh pemerintah desa se-kabupaten disambut baik pihak Kesbangpol dan OPD beserta lembaga pemerintahan lainnya.

Kepala Kesbangpol beserta jajaran staf dan OPD terkait, menyambut baik mengenai rencana LBH Bravo komando untuk mengadakan pendidikan dan pelatihan kepada desa se-Kabupaten Cianjur, mengenai tata kelola keuangan desa yang baik dan benar.

“ Sehingga aparatur desa tidak menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan pribadi atau kepentingan golongan, melainkan betul-betul untuk kepentingan masyarakat, ” kata Cokie saat ditemui di kantor LBH Bravo Komando di jalan Ir. H.  Djuanda Panembong Cianjur, sekira pukul 13.00 WIB, Senin (28/1).

Cokie berharap, gagasan atau ide yang diajukan LBH Bravo Komando kepada desa se-Kabupaten Cianjur, yang diwakili oleh Kesbangpol bisa direalisasikan dan bisa terlaksana secepat mungkin.

Karena tindak pidana korupsi yang selama ini ada di Kabupaten Cianjur, sudah bukan rahasia umum lagi. Maka dari itu, kiranya perlu diadakan pembenahan sistem kerja dan kinerjanya.

Menyikapi hal tersebut Bang-bang Adi S atau mas Beng-beng memaparkan, untuk pencegahan maraknya korupsi di wilayah Cianjur ini, LBH Bravo Komando mempunyai inisiatif untuk mengadakan pelatihan penyuluhan hukum. Sekaligus menjadi tutor, yang sasarannya adalah para kepala desa, supaya kedepannya tidak ada yang tersangkut korupsi dana DD, ADD dan bantuan lainnya. 

“ Untuk hal itu, kita sudah mendapat respon baik dari para petinggi negara, pemerintah daerah bahkan dari berbagai elemen masyarakat pun demikian,” paparnya.

Bengbeng berharap, semua mau berpartisipasi untuk mengadakan preventif pencegahan. Terutama aparat penegak hukum dan lembaga kontrol sosial lainnya. “ Termasuk awak media, harus berperan aktif memberitakannya, supaya kedepannya akan jauh lebih baik,” harap Bengbeng.

Terakhir ia berpesan, lakukanlah semua melalui prosedur yang jelas.  Intinya tidak menyalahgunakan anggaran. Penggunaan anggaran harus sesuai dengan peruntukannya. “Seperti pembangunan atau di sektor-sektor  lainnya harus tepat sasaran,” pungkasnya.

Sementara Kesbangpol Kabupaten Cianjur melalui bagian Kewaspadaan Dini Daerah (KBB) Moch Tantan Rustandi mengatakan, audiensi bersama LBH Bravo Komando, dengan apa yang diajukannya, selaku pemerintahan pihaknya menyambutnya dengan baik.

” Intinya program LBH Bravo Komando kan baik, artinya ingin membantu siapapun yang terjerat hukum. Dalam hal ini, yang dibahas tadi mengenai pendidikan dan pelatihan pencegahan tindakan korupsi kepada pemerintahan desa, berikut kepala desanya. Kendati demikian, tidak hanya itu saja, semua elemen masyarakat pun, mereka siap membantu,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here