Laporan : Djaka Ghede

Malang, metropuncaknews.com – Komandan Lanud Abd Saleh Marsekal Pertama TNI Hesly Paat menyampaikan apresiasi terhadap latihan Garuda Perkasa. Nampak semangat dan reaksi para peserta latihan cukup bagus. Walaupun ada beberapa skenario latihan yang sifatnya kecil yang tidak dapat terlaksana dengan maksimal.   

” Hal ini harus menjadi evaluasi bagi kita untuk perbaikan pada latihan-latihan yang akan datang, ” ungkap Danlanud.

Sementara Komandan Latihan Letkol Pnb Taufik Nur Cahyanto, mengatakan, manuver lapangan selama dua hari sejak Rabu, 13/03 hingga 14/03, diawali dengan kegiatan crass team, Forcedown, dan penanggulangan huru hara di hari pertama.

“ Dalam crass team disimulasikan sebuah pesawat Emb-314 Super Tucano melaksanakan homeflight selesai mission, yang mengalami incident  engine terbakar   saat akan landing dan jatuh dilapangan tembak Gondomayit Lanud Abd Saleh, “paparnya.

Secara cepat crass team Lanud Abd Saleh berhasil mengatasinya.  Sementara simulasi pasukan Gulhura Lanud Abd Saleh berhasil memukul mundur para pendemo dan menangkap provokator dari kelompok masyarakat yang menuntut tanah yang selama ini dikuasai oleh TNI AU untuk diinterogasi oleh Satpom Lanud Abd Saleh.

Letkol Pnb Taufik menambahkan, latihan operasi udara diawali dengan penerjunan tim pengendalian tempur dari Yon 464 paskhas pada malam harinya dan dilanjutkan pada pagi buta di hari kedua. Dimana pesawat Herkules menerjunkan pasukan dari Batalyon 464 Paskhas untuk merebut pangkalan yang dikuasai musuh, setelah pangkalan berhasil dikuasa. 

Satu pesawat Herkules kembali menerjunkan pasukan pengendali pangkalan dan Air Landed dan disusul 1 lagi pesawat Herkules dan 1 pesawat Cassa menerjunkan barang untuk bekal ulang bagi pasukan yang ada di pangkalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here