Lanud Abd Shaleh Bersholawat Bersama Syech Bin Abdul Qodir Assegaf

Liputan : Djaka Kumara

Malang, metropuncaknews.com – Bertempat di lapangan dirgantara Lanud Abd Saleh, Jumat malam (6/7), ribuan warga dari berbagai daerah. Baik dari Jakarta, Solo, Surabaya, Kediri, Mojokerto, dan Malang Raya sekitarnya. Mereka menghadiri  Tabligh Akbar yang dikemas dalam  Lanud Abd Saleh Berholawat bersama Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan doa bersama untuk NKRI damai.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya para ulama, Habaib, Kyai, Gus Se-Malang Raya, Forkompimda dan pejabat TNI/Polri  Malang Raya, perwakilan Anggota TNI/Polri serta masyarakat Malang Raya.

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Andi Wijaya, S. Sos dalam sambutan pengantarnya mengatakan, mengapa ulama disebut terlebih dahulu. Ini tidak lain hanya ingin memuliakan ulama, karena ulama lebih tinggi tingkatanya diatas umaro.

“Selain itu mengapa malam ini TNI berpakaian loreng, ini artinya pakaian siap tempur, dan mengapa bersongkok putih ini menggambarkan bahwa TNI itu netral yang bertugas demi kepentingan Negara diatas kepentingan daerah, suku, ras, agama dan golongan,” paparnya.

Danlanud juga menjelaskan terkait dengan makna Sholawat, karena TNI merupakan bagian dari masyarakat umum yang dipersiapkan secara khusus melaksanakan tugas membelaan Negara dan Bangsa. Selain itu juga memelihara pertahanan dan keamanan Nasional yang melaksanakan tugas demi kepentingan Negara diatas kepentingan daerah, suku, ras, agama dan golongan

” Sementara  sholawat mempunyai keutamaan yaitu mendapat ampunan dosa, pengabul segala hajat dunia akherat, mendapat linpahan rahmat,” ungkap Danlanud yang kharismatik ini.

Danlanud menegaskan, itulah yang melatar belakangi Lanud Abd Saleh mengajak masyarakat dan ulama unktuk bersholawat dan doa bersama agar NKRI tetap terjaga dan damai. “ Baik dalam masa pilkada, pemilu, maupun dalam penyelenggarakan pemerintahan sampai kapanpun,” jelas Danlanud.

Diakhir sambutanya, Danlanud mengajak  masyarakat bersama TNI menciptakan NKRI bersatu, sejahtera, dan menunjukkan bahwa Islam itu damai, Islam bukan terorisme atau anarkis, terorisme dan anrkis itu bukan Islam.

Acara yang diakhiri doa tersebut, disambut antusias oleh ribuan jamaah dan masyarakat saat  mengikuti lantunan sholawat yang dipimpin langsung  Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Sesekali Syech Bin Abdul Qodir Assegaf juga menyampaikan pesan spiritualnya terkait bom dan terorisme yang terjadi belakangan ini. Islam tidak mengenal teror maupun bom. Islam tidak mengajarkan membunuh orang yang tidak bersalah, kalau ada bom bunuh diri itu bukan islam.

Ribuan jamaah juga menyambut gemuruh saat Syech Habib Assegaf menyampaiakn hasil pertandingan piala dunia antara Perancis dan Uruguy yang dimenangkan Perancis dengan skor 2:0.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here