Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Ditemukannya beras campur biji plastik untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, membuat geger warga Kabupaten Cianjur. Hingga seluruh KPM di Kecamatan Bojongpicung merasa riskan.

Ternyata, beras campur biji plastik itu tak hanya ditemukan di Desa Sukaratu saja. Di Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung, juga ditemukan hal sama. Pada beras untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang didapat di e_warung di Kp Cibarengkok RT 03/01 Desa Cibarengkok, beras untuk KPM ditemukan biji plastik di didalam karung berasnya.

Hal tersebut dialami Karleni (30) dan Engkom (55) warga Kp Babakam Asem RT 02/,07, Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung. Beras yang didapat dari e_warung, ternyata ada campuran biji plastinya.

Pemilik e_warung warga Kp Cibarengkok RT 03/01 Desa Cibarengkok Dedih (60) mengatakan, memang benar adanya, 2 orang KPM,  Karleni dan Engkom  warga Kp Pasir Asep RT 07/02 telah menemukan biji plastik pada beras dalam karungnya. Beras tersebut  yang dibeli di e_warung milik Dedih.

Karleni menemukan 1 butir biji plastik.Karena berasnya  tinggal sedikit paling hanya tinggal 3 liter lagi. Sedangkan Engkom menemukan 5 butir biji plastik dan berasnya masih banyak. Hal itu diketahui setelah Dedih mendangi mereka.

Maka dengan adanya itu, Dedih tidak melapor pada siapapun. Baik pada pemerintahan desa maupun pada pihak kecamatan. Karena menurut Dedih, hal tersebut  bukan masalah melainkan hal biasa.  “Ditemukannya beras bercampur plastik, saya tidak merasa  riskan, yang penting saya telah mendatangi KPM dan biji plastiknya masih ada di masing – masing KPM,” ucap Dedih tanpa merasa bersalah.

Sementara itu, Kepala Desa Cibarengkok Asep  Jalaludin S mengatakan, setelah heboh ditemukannya beras untuk KPM  bercampur biji plastik, seluruh KPM yang ada di Desa Cibarengkok menjadi ikut khawatir. Karena ketakutan beras yang telah dibeli di e_warung ada campuran biji platik.

Bagi KPM yang berasnya masih ada, maka langsung membersihkan dan memilahnya. Ternyata benar adanya 2 orang KPM  Karleni dan Engkom warga Kp Pasir Asem menemukan biji plastik di dalam berasnya.  Karlina menemukan 1butir dan Engkom menemukan 5 butir biji plastik.

Mengetahui adanya 2 orang KPM menemukan biji platik pada beras itu, atas adanya laporan 2 orang KPM tersebut. Mereka datang langsung ke kantor desa sambil.membawa butiran biji plastik. Kini butiran biji plastik tersebut  telah diamankan pihak Kepolisian Bojongpicung.

Selanjutnya, kedua KPM tersebut langsung diperiksa kesehatannya oleh pihak medis setempat. “ Sebab merasa riskan takut terjadi yang tidak diinginkan semua pihak,” ujar Asep pada awak media, Kamis (24/09).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here