Laporan : Dadan Nahili/Sandi

Sukabumi, metropuncaknews.com – Profesi wartawan memang sangatlah menantang bagi si pewarta. Padahal apa yang ditulisnya adalah berdasarkan fakta dilapangan bukan  mengarang bebas apalagi mengada-ada.

Kendati demikian profesi wartawan, tak urung mendapatkan intimidasi dari pihak narasumber yang tidak menerima atas suatu pemberitaan.

Berdasarkan informasi baru-baru ini, ada salah seorang pewarta yang bernama Rahmat Wijaya wartawan detikindonesia.co.id mendapat intimidasi dari pihak Hi Semi, terkait pemberitaan yang tayang pada hari Jumat (05/02) kemarin.

Menyikapi hal itu, Ketua Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Maskur Husain, SH atau yang akrab disapa Alex Gamalama, mengatakan, terkait pemberitaan yang berjudul, “Hi Semi”, diduga melanggar Undang-Udang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Disinyalir telah membatasi Kemerdekaan Pers yang tertuang didalam undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

” Saya mengencam keras tindakan intimidasi yang sudah dilakukan Hi Semi. Surat pernyataan yang dibuat Rahmat Wijaya pada hari Sabtu, (05/02), kemarin. Adalah surat pernyataan di bawah tekanan. Sebuah pernyataan dibawah tekanan, tidak ada sedikitpun nilai hukumnya,” kata Alek Gamalama kuasa hukum Rahmat Wijaya, Minggu (08/02) kemarin.

Alex melanjutkan, Hi Semi perlu mengetahui secara komprehensif, bahwasannya Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers adalah lex specialis (hukum yang lebih khusus) terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) dan juga Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Apabila terdapat suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, maka peraturan perundang-undangan yang dipakai adalah UU Pers.

” Intinya setelah melihat dan mendengar cerita, mulai data yang disampaikan ke Kantor Hukum Maskur Husain dan rekanan. Sebagai kuasa hukum Rahmat Wijaya kami akan melakukan upaya-upaya hukum baik pidana maupun perdata sebagaimana aturan main hukum yang diberlakukan di Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here