Laporan : Sam Apip/Aep.S

Cianjur, metropuncaknews.com – Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, mengeluh. Pasalnya, komoditi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), terutama dibuah-buahan, ada yang sudah busuk. Selain itu, ada juga KPM yang baru menerima berasnya saja.

Hal tersebut dialami RT (50), warga Kampung Kebonkalapa RT.01/02 Desa Tanjungsari. Beberapa hari yang lalu, ketika mengambil BPNT di agen E_Warung milik Dadan Hamdani warga Kampung Mekarasih, hanya baru menerima komoditi berasnya saja sebanyak 2 karung. Beras tersebut untuk pembagian BPNT Maret dan April 2021.

Sedangkan, komoditas lainnya, seperti daging, kentang, buah- bulanan, kacang dan telur belum diterimanya.” Saya baru menerima berasnya saja 2 karung sedangkan daging, telur, buah-buahan, kacang, kentang belum diberi,” ucapnya

Berbeda dengan KPM lainnya yang masih satu alamat, sebut saja SD  (60) menambahkan, pihaknya mengaku seluruh komoditi telah diterimanya, namun buah pir yang diterimanya ada yang sudah busuk.

” Kalau saya seluruhnya sudah keterima, namun buah pirnya busuk, maka dibuang saja, karena takut terjadi apa – apa,” aku SD.

Dilain pihak, Agen E_Warung di Kampung Mekarasih RT 04 /03 Desa Tanjungsari, ketika ditemui di kediamannya, Minggu (18/4/2021,) Dadan Ramdani menjelaskan, pihaknya mengaku melayani sebanyak 251 KPM yang ada di berbagai Kampung di Desa Tanjungsari.

Untuk pembagian komoditi Maret dan April 2021, Dadan mengatakan, rasanya seluruh KPM sudah  menerima komoditi. Seperti beras, daging, kacang ijo, kentang dan buah pir. Kalau memang apa yang baru menerima berasnya saja, itu mungkin kelewat atau datangnya terlambat. Hingga komoditas lainnya ketika itu sudah abis.

Dadan menegaskan, KPM yang baru menerima berasnya saja, jangan merasa khawatir. Karena, bila benar hanya baru berasnya saja, uang untuk komoditi lainnya akan disaldokan dan bulan yang akan datang akan diberikan sesuai besar saldo. Hingga pembagian BPNT bulan berikutnya akan doble.

” Saking banyaknya KPM, hingga lupa kalau ada KPM yang baru menerima berasnya saja dan kalau benar itu, akan disaldokan bulan depan bisa dicarikan kembali,” jelas Dadan.  

Selain itu lanjut Dadan, mengenai adanya buah pir busuk, itu rasanya tidak mungin. Karena sebelum dibagikan jauh sebelumnya disortir terlebih dahulu sebelum dibagikan pada KPM.

” Jadi tidak mungkin ada buah pir yang busuk, karena sebelum dibagian pada para KPM, oleh 3 orang pekerja disini disortir dahulu,” kilah Dadan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here