Laporan : Has

Cianjur, metropuncaknews.com –  Guna memenuhi kebutuhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Tanggeung, pemberian bantuan harus tepat sasaran. Selain itu juga  harus dipastikan tidak ada pemotongan apapun. Hal tersebut dikatakan Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman saat melakukan monitoring dan evaluasi bantuan sosial sembako program Kemensos RI di beberapa desa di Kecamtan Tanggeung. Senin. (20/1).

Lebih lanjur Herman mengatakan, program ini digulirkan pemerintah guna mengikis mata rantai kemiskinan rumah tangga sangat miskin menuju keluarga sejahtera.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati didampingi Kadinsos Cianjur memberikan buku rekening pada anggota KPM PKH baru. Seain itu juga Kartu Indonesia Sehat.

Herman juga mengatakan, Bansos Sembako mulai tahun 2020 ada penambahan nilai rupiah.  Jika nilai bantuan sebelumnya Rp. 110 ribu sekarang  menjadi Rp. 150 ribu untuk setiap KPM. Penambahan nominal Rp. 40.000 ribu itu, agar KPM mendapat protein hewani.

“ Seperti daging sapi, daging ayam juga ikan. Tidak hanya, pemberian protein nabati seperti kacang ijo, hanya dapat ditukarkan dengan kartu kesejahteraan keluarga sesuai kebutuhan KPM di e-warung”, ujarnya.

Sementara, Camat Tanggeung Tatang Bastari menambahkan, jumlah KPM di Desa Tanggeung 346, Sukajaya 378, Padaluyu 546, Margaluyu 564 dan Desa Cilongsong 545 KPM.

Pada kegiatan itu, para KPM mendapat pengarahan mengenai penambahan bantuan sosial tersebut. (Sumber : HumasSetda Cianjur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here