Laporan : Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Baznas Kabupaten Cianjur, menarik sejumlah Kotak Amal yang disimpan di mini market. Hal itu dilakukan menyusul adanya dugaan issu berkembangnya uang hasil kotak amal yang diduga ada kaitannya dengan kegiatan teroris.

Ketua Baznas Cianjur Yosep Umar kepada wartawan mengatakan, setelah pihaknya melakukan komunikasi dengan pihak managemen, pihaknya telah berhasil menarik Kotak Amal yang berada di mini market.

” Kita memberikan pencerahan, bahwa Baznas itu lembaga pemerintah non struktural yang ditugaskan untuk memgumpulkan bantuan infaq,” kata Yosep saat ditemui di ruangan kerjanya, di Jalan Raya Bandung, Kel. Muka, Kecamatam Cianjur, Rabu (31/03/2021).

Sebagai Ketua Baznas, Yosep diberikan kewenangan untuk melakukan komunikasi dengan para pengusaha yang mempunyai usaha di lingkungannya itu, untuk mengakomodir dana-dana, yang sekiranya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

” Dengan terjadinya petistiwa Bom di Makasar, tentunya penghasilan infaq Kotak Amal menurun,” ujarnya.

Selanjutya ia mengatakan, untuk kotak-kotak amal yang legal pihaknya simpan lagi. ” Namun Kotak Amal dan pendistribusiannya juga dilaporkan. Jadi semua Kotak Amal itu terdata bulan ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here