Kapolda Jabar saat memberikan keterangan pers terkait miras oplosan

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews,com – Jumlah korban minuman keras (miras) oplosan di Cicalengka Kabupaten Bandung mencapai dua ratus orang lebih. Dari jumlah tersebut, 41 orang dinyatakan meninggal dunia. Korban, sejak Jumat (6/4) dirawat di beberapa rumah sakit. Diantaranya RSUD Cicalengka, RSUD Majalaya dan RS AMC Cileunyi. Korban rata-rata merasa mual, pusing dan padangan jadi kabur.

Terkait miras oplosan yang menelan korban cukup fantastis itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si menggelar Konferensi Pers, Kamis (12/4). Acara tersebut digelar di Jln Raya By Pass No. 40 Kp. Bojong Asih RT 03/08 Ds. Cicalengka Wetan Kec. Cicalengka Kab. Bandung (rumah tempat disembunyikan miras oplosan).

Pada Konpers tersebut, Kapolda menyatakan, Polres Bandung dengan Direktorat Narkoba Polda Jabar telah melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang dirawat dan saksi penjual miras oplosan. Selain itu juga. Penyidik telah mengambil sample darah, urine. Muntahan dan sisa minuman serta botol kemasan minuman untuk dibawa ke laboratorium forensik.

Selanjutnya Kapolda mengatakan, dalam pengembangan proses penyidikan sudah di tetapkan dua tersangka. Yaitu JS sebagai penjual minuman oplosan dan HM sebagai pemilik. Sekaligus dilakukan penggeledahan di rumah tersangka HM.

Dalam penggledahan tersebut ditemukan sebuah gazebo (saung) dengan ukuran 2,5 X 2,5 meter. Ternyata di bawahnya merupakan bunker yang diduga digunakan untuk menyimpan bahan baku minuman oplosan dan penyimpanan miras oplosan.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 141 sub pasal 142 UU no 18 tahun 2012 tentang pangan  dengan ancaman 2 tahun penjara.

Kepada awak media, Kapolda mengatakan, hendaknya masyarakat tidak mudah tergoda dengan Minola Ginseng. Selain itu juga, pihaknya akan melakuan razia miras. Razia itu akan dilakukan bekerja sama dgn BPOM untuk mencegah peredaran miras di wilayah Jawa Barat.

Acara Koferensi Pers tersebut, selain dihadiri para pemburu berita juga di hadiri Bupati Bandung Dadang M Nazir, Dandim Bandung Andre, Waka Polres Bandung Indra H serta sejumlah pejabat dari jajaran Muspida Bandung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here