Salah satu Jaring Apung di Jangari

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Terkait adanya program Citarum Harum, jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Balai Besar Wilayah Citarum (BBWC), Dinas Perikanan dan Satpol PP, sekarang tengah giat melaksanakan sensus, pendataan kolam jaring terapung (Japung) di Waduk Cirata.

Tidak ketinggalan jajaran Koramil Kecamatan Ciranjang, tiap hari ikut sibuk melaksanakan pendataan kolam Japung yang berada di waduk Cirata. Tepatnya di Kampung Calingcing, Desa Sindangjaya dan Kolam Japung di Kampung Babakan Garut Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang.

Danramil Ciranjang, Kapten ARM, Legimin (56)  mengatakan, Citarum Harum itu merupakan  program Presiden RI. Selanjutnya, untuk penanganannya ditugaskan langsung pada TNI. Namun cara penanganannya dikerjakan bareng antara TNI, Polri, BBWC, Perikanan,  dinas instansi terkait dan pemerintahan setempat.

Seperti halnya saat melaksanakan sensus, pendataan kolam Japung, seluruhnya dilibatkan. Karena hal tersebut erat kaitannya dengan dinas instansi dan lembaga yang ada di lingkungan waduk Citarum.

Hasil perekaman data dari satelit pada 2015,  kolam japung yang ada di waduk Cirata,  itu cukup banyak. Yaitu sekitar 70. 000 unit kolan japung dan  per unitnya  4 Kolam, hingga terlalu banyak.

Hasil receking di lapangan, ternyata banyak kolam yang tidak produktif dan tidak bertuan. Sekitar 40 persen mangkrak tidak ditanami ikan.

“ Maka dengan adanya itu kolam japung tersebut akan ditertibkan, ditata dengan maksimal. Hingga tidak terkesan kumuh, semerawut dan genangan airnya akan mampu dijadikan sarana tempat olah raga air,” kata Legimin saat ditemui di ruang kerjanya.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Peduli Cirata (MPC) Kabupaten Cianjur, warga Kampung Babakan Garut,  Desa Kertajaya,  Atep Abuy menambahkan, dengan dilaksanakannya sensus, pendataan kolam Japung yang nantinya akan ditata dan ditertibkan, pihaknya sangat menyetujuinya dan menyambut dengan antusias dan memberikan apresiasi pada pemerintah. Khususnya pada lajaran  TNI, Polri dan jajaran Koramil Ciranjang.

“ Kami berharap, Waduk Cirata, khususnya yang ada di Jangari, Coklat, Nusa Dua, Calincing dan Babakan Garut, ditata dan dirapihkan kembali, hingga gulma eceng gondoknya hilang dan wisatawan pun  mau kembali datang ke Waduk Cirata,” ucap Atep.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here