Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kodim 0608/Cjr bekersama dengan Klinik Harapan Sehat bangun rumah tidak layak huni jadi rumah yang layak huni. Seperti rumah Mamat Tarmudin dan Isop di Desa Sukasari Kecamatan Cilaku Cianjur.  

Usai rumahnya direhab dan dibuatkan kamar mandi, Mamat Tarmudin alias Abo (50) warga Kampung Cilaku Empang RT 01/01 Desa Sukasari Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, tidak buang air besar (BAB) ke sungai.

Mamat saat ditemui awak media Jum’at (21/08) mengatakan, dulu untuk mandi dan BAB dirinya harus berjalan kurang lebih sejauh 50 meter ke aliran sungai Ciliwung yang paling dekat dekat dari rumahnya.

” Alhamdulillah saya bersyukur, sekarang untuk mandi dan buang air besar tak lagi harus ke sungai karena sudah dibuatkan kamar mandi,” ucap Mamat.

Selain itu, kini Mamat pun mengaku merasa lega karena memiliki rumah yang kokoh dan ada kamar mandinya.

” Terimakasih pak Dandim 0608/CJR Letkol Kav Ricky Arinuryadi, yang sudah bersedia meresmikan rumah saya,” ungkap Mamat suara parau menahan tangisnya karena terharu diberi rumah baru.

Hal yang sama pun dirasakan Isop Sopiah (60), yang terlihat sumringah melihat rumah panggungnya disulap menjadi rumah yang kokoh, bagus dan layak huni.

” Iya pak, dari rumah pangguh yang hampir roboh karena lapuk kini sudah menjadi bagus,” kata Isop dengan mata berkaca-kaca.

Direktur Klinik Harapan Sehat, Dr Yusuf Nugraha, mengatakan, ia membangun dua rumah tak layak huni yang semula tak punya kamar mandi jadi ada kamar mandi dan WC nya.

” Ini merupakan bedah rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni konsep merah putih rumah senyum ibu pertiwi yang ke 181-182. Rumah itu dibangun dari batako daur ulang sampah plastik campuran sampah plastik,” kata Yusuf.

Ia pun menjelaskan, sampah plastik yang digunakan itu adalah dari hasil penukaran berobat gratis pasien tidak mampu ke Klinik Harapan Sehat.

” Dalam proses pembangunannya, kami (Klinik Harapan Sehat), bekerjasama dengan Kodim 0608/CJR ,” terangnya.

Hal senada dikatakan Dandim 0608/CJR Letkol (Kav) Ricky Arinuryadi. Pembangunan rumah yang awalnya rumah kurang layak menjadi lebih layak dan sangat bagus ini juga berkat kerja sama antara Kodim 0608/CJR dengan Klinik Harapan Sehat.

” Kami bekerjasama dengan Klinik Harapan Sehat yang dipromotori dokter Yusuf Nugraha kemudian ada Pak Haji Aris dan semua masyarakat kampung Empang Cilaku,” katanya.

Ia juga sangat mengapresiasi sekali, karena batako yang digunakan adalah campuran dari limbah plastik sebanyak 70% yang dicampurkan ke dalam bahan batako.

” Jadi rumah ini berasal dari bahan yang ramah lingkungan, dan memang perlu dikembangkan untuk menyelamatkan alam,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here