Massa yang menamakan dirinya Koalisi Ulama dan Umat (Komat) lakukan aksi tuntut Bupati Cianjur Irvan Rivano mundur dari jabatannya

Laporan : Nendi

Cianjur, metropuncaknews.com – Ribuan massa yang menamakan dirinya dari Koalisi Ulama dan Umat (Komat), mendatangi kantor DPRD Cianjur, Rabu (9/5). Massa mendatangi DPRD Cianjur untuk meminta Bupati Cianjur Irvan Rivano mundur dari jabatannya. Pasalnya, massa menilai, Irvan telah melakukan pelanggaran dan penyimpangan kekuasaan.

Setelah berjam-jam berorasi, berdzikir, dan berdoa bersama di bawah terik matahari, perwakilan Komat pun akhirnya diterima masuk untuk beraudiensi dengan pihak DPRD, Polres dan Kodim 0608 Cianjur.

Koordinator Komat Ridwan Mubarok mengatakan, aksi ini menjadi akumulasi kekesalan dan kekecewaan pihaknya terhadap bupati. Dia sepertinya acuh dan tidak mau mendengar masyarakat. “ Padahal aksi seperti ini tidak perlu ada kalau kita didengar,” kata Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, sejauh ini masyarakat yang mengawal pemerintahan bupati semakin merasa kecewa. Kebijakan-kebijakan, hingga keputusan bupati seringkali dianggap maladministrasi. Salah satu persoalan yang saat ini mencuat adalah, mega proyek di Campaka Cianjur Selatan. Meski tidak sejalan dengan peraturan yang berlaku tapi tetap berjalan meski dipermasalahkan.

Audiensi massa Komat bersama perwakilan dewan, Kapolres, dan Dandim itu berjalan alot. Perdebatan terkait usulan dan tuntutan massa pun sering terjadi. Nampaknya massa Komat merasa kecewa, karena pihak dewan terkesan tidak serius menemui mereka.

Ridwan menilai, persoalan krusial seperti itu tidak begitu ditanggapi oleh unsur pimpinan dewan. Tidak heran, jika akhirnya massa tidak merasa puas atas aksi dan audiensi yang dilakukan.

Ridwan berharap, dewan sebagai wakil rakyat dapat lebih bekerjasama. Karena itu, Ridwan menyatakan, pihaknya akan melihat sejauh mana political dan good will empat unsur pimpinan untuk memediasi masyarakat dengan eksekutif.

” Setelah itu, memang ada wacana pemakzulan. Karena menurut kami, solusi yang konstruktif untuk Cianjur adalah pemakzulan bupati,” ujarnya menegaskan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here