Laporan : Nana Cakrana

Purwakarta, metropuncaknews.com – Pembangunan Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun 2020 di Desa Hegarmanah Kecamatan Babakan Cikao Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, telah rampung pada akhir bulan Desember 2020 lalu. Hasilnya diluar dugaan. Walaupun sesuai perencanaan ditargetkan hanya untuk menyambungkan 211 titik Sasaran Rumah (SR). Namun Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Hegar selaku pelaksana pembangunan penyediaan sarana air bersih tersebut berhasil melampaui target hingga mampu menyambungkan sebanyak 300 titik SR.

Satuan Pelaksana (Satlak) KKM Hegar, Rudi Komarudin mengatakan, program Pamsimas ini sudah disosialisasikan pada masyarakat sejak tahun 2019 lalu. Pelaksanaan dimulai pada bulan Oktober 2020 dan rampung dikerjakan akhir bulan Desember 2020.

“ Adapun sarana air minum yang dibangun terdiri dari 1 unit sumur bor sedalam 116 meter, 1 buah menara air (reservoir) setinggi 12 meter berukuran 4×4 meter dan tinggi bak penampung air 3,8 meter, serta jaringan perpipaan sepanjang 2.030 meter,” ujar pria yang akrab disapa Komar ini, Jumat (8/1/2021).

Lebih lanjut Komar menerangkan, jaringan perpipaan sepanjang 2.030 meter itu tersebar di 6 RT yang terbagi di 3 RW. Secara keseluruhan sambung Komar, pembangunan sarana Pamsimas yang berlokasi di Kampung Warung Buah RT 015/006 itu menghabiskan biaya sebesar Rp 306.250.000. Terdiri dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) APBD sebesar Rp 245.000.000, Incash sebesar Rp 12.250.000, dan Inkind sebesar Rp 49.000.000.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Hegarmanah Iyan Mulyana menyampaikan, ucapan terima kasih pada pemerintah yang telah mengucurkan dana BLM APBD melalui program Pamsimas di desanya.

“ Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih banyak dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada KKM, Satlak, dan masyarakat Desa Hegarmanah atas kerja keras dan semangat yang luar biasa dalam menyelesaikan pembangunan Pamsimas ini,” kata pria berbadan tegap yang akrab disapa Uyung ini memberikan apresiasi.

Selanjutnya Uyung berpesan agar sarana yang telah dibangun melalui program Pamsimas, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air minum. Uyung berpesan agar sarana Pamsimas yang sudah dibangun ini dapat dikelola dan dipelihara dengan baik mengingat sarana tersebut merupakan aset masyarakat. Ke depan, Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) sebagai pengelola sarana dapat menjadi representasi masyarakat.

“ Karenanya, diharapkan dukungan dari masyarakat untuk keberlanjutan pelayanan,” ujarnya ketika ditemui di lokasi pembangunan Rabat Beton Jalan Desa, Jumat (8/1/2021).

Uyung juga berharap masyarakat dapat membayar iuran untuk membiayai perawatan sarana dan mesin serta membayar tagihan listrik untuk menunjang operasional KPSPAMS. Sementara bagi warga yang belum terjangkau layanan air Pamsimas, KPSPAMS diharapkan mencari alternatif pembiayaan dari sumber lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here