Ketua MUI Haurwangi, KH Gozali

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com –  Pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang digelar secara serentak dengan Pileg, suhu politik semakin memanas. Terlebih setelah terjadi saling klaim kemenangan. Hal tersebut membingungkan masyarakat yang ada di daerah. Seperti warga Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur.

Apa lagi dengan banyaknya berita hoax yang berbau kurang sedap. “Seakan di Indonesia akan terjadi huru-hara, bentrok sesama anak bangsa,” ucap Endang Muhtar salah seorang warga Kecamatan Haurwangi. 

Sementata itu, Ketua MUI Kecamatan Haurwangi, KH. Gozali (58) menjelaskan, pihaknya mengaku belum lama itu telah kedatangan jajaran Polsek Bojongpicung. Karena Kecamatan Haurwangi tergolong wilayah kerja hukum Polsek Bojongpicung. 

Datangnya jajaran Polsek tersebut, tiada lain hanya sekedar silaturahmi, meningkatkan ukuwah ialamiyah dan sekaligus untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Utamanya setelah selesainya Pemilu Serentak 2019. 

Selain itu, pihaknya sering mendengar, bahwa warga Kecamatan Haurwangi, banyak yang penasaran ingin segera mengetahui hasil Pemilu Presiden. Namun berdasarkan hasil perhitungan cepat di media elektronik dan media sosial tak diakui salah satu Paslon. 

Sehubungan dengan hal tersebut, KH. Gozali mengimbau pada seluruh warga Kecamatan Haurwangi, jangan cepat terbawa arus. Isu dan berita hoax yang beredar di masyarakat. “ Lebih baik diam saja dan tunggu hasil keputusan KPU Pusat pada 22 Mei 2019 yang perhitungan suaranya dilaksankan secara manual,” KH. Gozali. 

Selain itu, Ia mengajak pula pada seluruh warga Haurwangi, untuk saling menjaga Kamtibmas. Apa lagi sekarang bulan suci Ramadhan yang penuh dengan hidmat. “ Kita laksanakan ibadah puasa Romadhan dengan penuh ketaqwaan, sabar, tawakal dan hidmat,” ucap KH. Gozali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here