Ketua KPPS Desa Bunijaya Kecamatan Pagelaran, Dina Wahdina Anwar, saat dibawa ke RSUD Sayang Cianjur

Laporan: Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Lagi-lagi kabar duka, terbetik pasca Pemilu Serentak 2019. Kiranya hal ini patut jadi pemikiran serius pihak panitia penyelenggara Pemilu.

Pasalnya, Sabtu (27/4) kemarin, kembali terbetik kabar Ketua KPPS Desa Bunijaya  Kecamatan Pagelaran, Dina Wahdina Anwar (47) Warga Kampung Pasirpari RT 02/ 06, terhitung sejak 18 April, ia tergeletak tak sadarkan diri dalam keadaan koma di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur.

” Kejadiannya setelah penghitungan pemungutan suara di TPS 01 Desa Bunijaya Pagelaran,” terang Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pagelaran Ardian. 

Ia menjelaskan, awalnya istri dari Edi Nuryadi (47) ini hanya mengeluh pusing, sakit kepala. Namun, tak lama kemudian, ia tak sadarkan diri, koma sampai sekarang.

Sontak kejadian ini mencemaskan semua pihak. Karena banyak berita soal nasib buruk anggota KPPS yang meninggal dan menjadi ke khawatiran pihak keluarga dan kerabatnya.

” Syukur, semua warga dan aparat yang mengatahui hal ini langsung memberikan pertolongan,” jelasnya.

Berkat koordinasi cepat semua pihak terkait di Kecamatan Pagelaran dengan pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur. Dina Wahdina Anwar yang juga Ketua RT 02 Kampung Pasirpari ini, sekarang sudah ditangani secara intensif oleh tenaga kesehatan di RSUD Sayang Cianjur.

” Saya mohon doa dari semuanya agar Bu Dina cepat siuman, sembuh dan kembali kepada keluarga yang selalu merindukannya, terutama dua anaknya, Taufik Nurhidayat dan Nur Assyani (15),” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here