Ketua IMI Regwil Cianjur Sigap Sikapi Balita Pengidap Meningitis Infeksi Otak

0
63

Laporan : Bah Danni

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknews.com – Sempat viral di media sosial terkait adanya balita asal Kampung Kaum RT 03/01 Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang membutuhkan uluran tangan dermawan.

Dalam postingan tersebut, menyebutkan balita tersebut mengidap Meningitis Infeksi Otak yang akan di operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur.

Saat ini balita itu tengah dirawat di RSUD sembari menunggu jadwal operasi, yang lebih memperihatinkan lagi balita tersebut sudah tidak memiliki orang tua.

Ditempat tinggalnya di penghujung Cianjur selatan, ia tinggal dan dirawat oleh tetangganya, setelah kedua orangtuanya tidak ada dan yang menunggu di rumah sakit pun adalah tetangganya yang peduli kepadanya.

Mengetahui adanya hal tersebut, Ketua IMI Regwil Cianjur, Deni Gawel Sunarya S.H, merasa terpanggil untuk membantunya.

“Sebetulnya ini tanggung jawab pemerintah, apalagi sebagai bupati tentunya harus peka dan paham betul adanya hal – hal seperti ini. Seorang pemimpin itu harusnya respect dan cepat tanggap, ” kata mang Gawel sapaan akrab Ketua IMI Regwil Cianjur saat menjenguk balita asal Cianjur selatan yang tengah terbaring lemas di rumah sakit, Rabu 15 September 2022.

Mang Gawel melanjutkan, dirinya pernah menanyakan/konsultasi dengan salah seorang Dokter di Jakarta, bahwa balita ini harus sudah dioperasi sejak awal – awal.

“Dikatakan Dokter itu harusnya sudah dioperasi sejak awal, artinya jangan sampai cairan di otak itu tidak keluar. Kalau terhambat bisa mampet dan untuk mengeluarkan cairan di otak itu harus pakai selang, ” terang mang Gawel.

Masih dikatakan mang Gawel, kalau memang pas datang langsung ditangani dengan baik, tentunya tidak akan ada penyumbatan cairan di otak.

“Jadi tolong diperhatikan ketika ada warga miskin yang memang benar – benar membutuhkan bantuan, jangan sampai ngemis – ngemis di medsos. Kalau sudah begini siapa yang malu. Saya saja malu masa pemerintah nggak,” tegasnya.

Terakhir mang Gawel menyampaikan, dirinya berani bertanggungjawab atas biaya balita tersebut, karena sudah mengajak Ketua DPRD Kabupaten Cianjur.

“Saya ajak Ketua DPRD Kab Cianjur untuk menanggulangi biaya penanganan balita pengidap Meningitis Infeksi Otak ini, apalagi setelah mengetahui bahwa balita malang ini sudah tidak memiliki kedua orang tua. Nah yang menjadi pertanyaan saya, peran serta pemerintahnya mana, masa warga harus mengemis untuk biaya pengobatan, ” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here