Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Ketua DPRD bersama Komisi C dan D melakukan kunjungan kerja ke perbatasan dan pantau Puskesmas yang ada di wilayah Cianjur Selatan, Kamis (16/04).

Adapun titik yang dikunjunginya meliputi, perbatasan Cianjur-Garut, Agrabinta-Sukabumi, dan Cianjur-Bandung lebih tepatnya di rest area Kecamatan Naringgul.

Kedatangan Ketua DPRD bersama anggota Dewan Komisi C dan D tersebut, disambut antusias Forkopimcam Naringgul dan tim medis Puskesmas Naringgul yang saat itu berjaga diperbatasan.

Ketua DPRD Cianjur Ganjar Ramadan S.pd mengatakan, penjagaan disetiap perbatasan itu harus lebih diperketat lagi. Terutama yang dekat dengan daerah zona merah.

” Alasan kenapa harus lebih diperketat lagi, karena semakin banyak  pengunjung/pemudik dari daerah zona merah dengan jumlah kurang lebih 20.000 orang menuju Kabupaten Cianjur. Nah, ini harus benar-benar jadi prioritas untuk memperketat penjagaan disetiap perbatasan apalagi menjelang bulan Ramadhan jadi jangan santai-santai saja,” ujarnya.

Lanjut Ganjar, apalagi melihat hasil monitoring dengan komisi D, ada informasi dari tim medis Naringgul, terdapat 11 Orang Dalam Pemantuan (ODP) yang rata-rata ada riwayat perjalanan pulang dari zona merah ke daerah tersebut.

Ganjar mengatakan, tentunya hal ini harus jadi perhatian khusus.  Terutama di perbatasan Bandung-Naringgul. Selain itu anggota yang tugas berjaga dimasing-masing pos penjagaan perbatasan, harus lebih diperhatikan tentang kesehatannya. Seperti konsumsi vitamin, suplemen dan makanannya. “ Nanti, akan kami sampaikan juga pada Ketua Gugus Tugas Penaganan covid-19 di Kabupaten Cianjur yakni bapak Plt Bupati Cianjur,” tambahnya.

Terakhir Ganjar menjelaskan, terkait bantuan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, yang terdampak pandemi covid-19. Dalam hal ini Gubernur Jawa Barat yang sudah melayangkan bantuan sebanyak kurang lebih 99 ribu sembako untuk masyarakat Cianjur.

” Selain bantuan dari Gubernur Jawa Barat, Pemkab Cianjur juga akan memback up dengan menyediakan bantuan kurang lebih 10.000 paket bantuan untuk penaganan dampak pandemi covid-19 ini, selain itu kami juga sudah mengajukan lewat pesan kontak watshap Group Forkompimda Cianjur, untuk menambah lagi bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu dan warga yang pekerjannya putus,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here