Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kapolres Cianjur bersama ketua MUI Kabupaten Cianjur, menyarankan semua ketua DKM masjid yang ada di Cianjur untuk menjadi panitia menerima pembayaran zakat fitrah maupun mal.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, lantaran pandemi covid-19 hingga saat ini belum juga usai, jadi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat fitrah, agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, tidak bersalaman, dan senantiasa menjaga jarak.

“Semua DKM masjid melayani penampungan pembayaran zakat, untuk memudahkan masyarakat, apalagi di masa pandemi seperti saat ini, banyak orang terdampak. Sehingga penyaluran akan lebih efektif dan merata karena sang amil pengumpul zakat lebih mengetahui kondisi para jamaahnya masing-masing untuk menerima zakat” ucapnya, Minggu (10/05).

Sementara Ketua MUI Kabupaten Cianjur KH Aang Abdul Rauf mengatakan, berdasarkan syar’i, zakat fitrah sudah bisa dibayarkan sejak awal Ramadan atau pertama kali berpuasa. “Memang keutamaannya itu dilakukan sebelum khatib naik mimbar salat Idul Fitri, tapi jika penyaluran melalui DKM Masjid nanti amil bisa menyerahkan zakat di waktu afdalnya.” kata ketua MUI Kabupaten Cianjur.

Diketahui saat ini Pemkab Cianjur, telah menetapkan besaran zakat fitrah pada bulan suci Ramadan 1441 Hijriah tahun 2020, sebesar Rp. 30 dan Rp. 40 ribu. Hal ini dijelaskan dalam surat edaran Bupati Cianjur No. 450/2587/Kesra/2020, tentang Pelaksanaan Kewajiban Zakat, Infak/Sedekah/Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) Dan Harga Perkulak Zakat Fitrah Tahun 2020 M/1441 H.

Disisi lain, Kepala Baznas Cianjur Yosef Umar, menambahkan, “surat edaran itu ditujukan para kepala dinas, badan, lembaga, kantor/instansi, BUMN/BUMD, perangkat daerah Kabupaten Cianjur, dan para camat se-Kabupaten Cianjur,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here