Untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi, petuga Polsek Bojongpicung mendatangi PT. EMA

Laporan : Iriyanto/Agus

Cianjur, metropuncaknews.com – Entah kenapa dan entah ada apa. Tiba-tiba saja puluhan karyawati PT. Estern Modern Apparel (EMA) di jalan Raya Bandung. Tepatnya di Kampung Mareleng Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi. Kejadian tersebut terjadi pada  Sabtu (15/12). sekira pukul 08.00 WIB.

Menurut keterangan, kejadian bermula pada saat karyawan melakukan aktivitas di perusahaan garmen itu. Tiba-tiba dikejutkan oleh seorang  karyawati di bagian Sewing yang berteriak histeris. Ketika ditolong oleh rekan kerjanya, malahan yang menolong ikut histeris. “ Mungkin karyawati itu kerasukan roh halus (kesurupan),” ujar salah seorang karyawan saat dihubungi metropuncaknews.com di lokasi kejadian.

Kondisi tersebut semakin riuh saat melihat puluhan karyawati yang  kesurupan dalam waktu bersamaan. Suasana pun menjadi semakin kisruh.

Kapolsek Bojongpicung AKP Muhamad Nur yang datang ke lokasi mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat salah seorang karyawati atas nama Fitri Aryani dibagian Sewing memasuki area gudang, untuk memindahkan beberapa kardus kemasan bahan baku yang tidak jauh dari kamar mandi (toilet). Tiba-tiba, ia berteriak histeris, layaknya orang tak sadarkan diri karena dirasuki mhluk halus (kesurupan).

Lanjut M. Nur, saat hendak ditolong oleh rekan kerjanya, justru dia ikut berteriak histeris. Upaya menyadarkan karyawati tersebut belum berhasil, yang ada justru kejadian ini menular ke karyawati lainnya , hingga mencapai puluhan orang mengalami kesurupan dalam waktu yang bersamaan.

Sementara  Saat ditemui  metropuncaknews.com, staf HRD PT EMA Moch. Taupik SA mengatakan, melihat gelagat yang kurang baik, ia segera melaporkannya ke Polsek Bojongpicung. Untuk meminta bantuan pengamanan lokasi. Bahkan manajemen perusahaan memanggil seorang imam masjid desa setempat, untuk membantu mengusir roh halus yang merasuki puluhan karyawati itu.

“ Setelah dibacakan doa-doa pengusir roh halus oleh Imam masjid setempat, puluhan karyawati perusahaan tersebut kembali sadar. Atas adanya kejadian tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan oleh manajemen, maka seluruh karyawan dipulangkan. “Diharapkan mereka dapat kembali bekerja dengan tenang pada esok hari,” terang Moch Taupik SA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here