Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kepala Terminal Pasirhayam Cilaku Cianjur, menyambut antusias adanya pelaksanaan Rapid Test Drive Thru yang diselenggarakan Forkopimda Cianjur di wilayah kerjanya, Rabu (08/07).

Menurut dia, hal itu sangat perlu dilakukan. Lantaran hingga saat ini, belum diketahui kapan pandemi virus covid-19 ini akan berakhir.

“Paling tidak yang sudah mengikuti Rapid Test ini merasa tenang setelah mengetahui dirinya negative Covid-19. Selain itu juga akan menjadi bekal dia ketika hendak bepergian keluar kota,” kata Kepala Terminal Pasirhayam Bambang Dalimonte.

Lanjut Bambang, surat keterangan negative Covid-19 ini akan diberikan langsung pada peserta seusai mengikuti Rapid Test. Apalagi saat ini keterangan tersebut akan diberlakukan ketika bepergian keluar kota. Karena setiap orang harus menyertakan surat keterangan bebas Covid-19 untuk masuk ke wilayah tujuan.

Masih dikatakan Bambang, adapun target yang diwajibkan mengikuti Rapid Test ini, adalah Sopir dan kernet (personil bis) baik antar kota maupun antar kota antar provinsi. Selain itu juga pengemudi angkutan umum, pedagang di area terminal dan para penumpang yang memasuki terminal.

” Rencananya hari ini akan dilakukan Rapid Test kepada 100 peserta, tapi yang sudah mengikuti pada pukul 10.30 WIB baru mencapai 66 peserta dengan hasil Rapid Test ‘negative’. Kita lihat saja nanti apakah pesertanya akan bertambah atau bagaimana, kita koordinasikan dulu,”ujar Bambang.

Terakhir, Bambang menyampaikan, pihaknya akan terus bersosialisasi mengenai pencegahan penyebaran Covid-19 di area terminal.  Sekali pun masih saja ada yang membandel tak mematuhi protokol kesehatan. Tapi pihaknya tak akan bosan-bosan mengimbau pada para armada bus, penumpang dan para pedagang supaya mengenakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta memperhatikan jarak. “ Pokoknya semua anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan akan terus kami sosialisasikan,” tandasnya.

Salah seorang pedagang di area terminal, Yati menerangkan, ia mengikuti Rapid Test ini tidaklah seekstrem yang dibayangkan. Justru dengan adanya Rapid Test ini semua akan terbantu. Tidak harus cemas ataupun merasa ketakutan dengan adanya pandemi Covid-19.

“Saya senang sekali adanya Rapid Test di terminal ini, apalagi gratis dibiayai oleh pemerintah. Dengan mengetahui hasilnya saperti apa kita kan merasa lega,” ungkap Yati.

Selanjutnya Yati juga menuturkan, pihak pengurus terminal juga suka memberi tahu dan menghimbau pada para armada bus, penumpang dan pedagang.

” Harapan kami, mudah-mudahan semua bisa kembali normal, karena kasihan kalau terlalu lama perekonomian masyarakat akan semakin merosot,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here